
Pertamina yakin distribusi BBM tak terpengaruh mogok

Sleman (Antara Jogja) - PT Pertamina tetap yakin distribusi bahan bakar minyak akan tetap lancar meskipun ada ancaman aksi mogok dari para kru atau sopir truk tanki pada 1 Agustus.
"Jika memang benar ada pemogokan sopir tanki, maka nanti yang akan mengoperasionalkan truk tanki dari personel TNI dan Polri yang hari ini sudah dilatih," kata Supervisor PT Pertamina Patra Niaga Eko Sulistyo seusai latihan personel TNI/Polri di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa.
Menurut dia, meskipun pelatihan bagi anggota Polri dan TNI dalam mengoperasionalkan truk tanki BBM hanya singkat, namun pihaknya yakin akan mampu mendukung distribusi BBM di wilayah DIY.
"Latihan bagi personel TNI/Polri yang diperbantujan ini memang hanya satu hari, namun saya yakin anggota Polri dan TNI yang ikut latihan ini mampu mendukung distribusi BBM," katanya.
Ia mengatakan jika rencana mogok para sopir truk BBM benar-benar dilakukan, maka nantinya 63 personel gabungan yang telah mendapat pelatihan akan mendistribusikan BBM dari Depot Sedayu Bantul ke beberapa SPBU di wilayah Purworejo, Parakan, Temangung dan Klaten Jawa Tengah serta lima wilayah di DIY.
"Jumlah truk tangki BBM di Depot Rewulu, Sedayu tersedia 60 mobil unit. Jumlah itu sudah disesuaikan dengan banyaknya personel TNI/Polri yang terlibat," katanya.
Eko mengatakan ada perbedaan mendasar antara mengendarai truk Polri dan TNI dengan pengoperasian truk tanki BBM. Setiap sopir truk BBM membawa barang berbahaya (mudah terbakar). Sehingga, sisi keselamatan dan keamanan sopir maupun orang lain, tetap menjadi prioritas.
"Selain itu, aturan yang berlaku jika mengendarai truk tangki BBM dengan muatan, maka kecepatan maksimal hanya 40 kilometer per jam," katanya.
Kepala Perencanaan dan Pengendalian Operasi Ketupat Merapi 2013 Polda DIY Kombes Pol Arief Pranoto mengatakan semua personel yang mengikuti pelatihan baik dari Polri dan TNI sudah mempunyai dasar mengendarai truk. Sehingga tinggal memberikan pengetahuan mengenai komponen truk tangki BBM.
"Para personel ini di masing-masing kesatuan sudah pernah mengendarai truk Polri dan TNI, jadi tidak begitu mengalami kesulitan," katanya.
(V001)
Pewarta : Oleh Victorianus Sat Pranyoto
Editor:
Hery Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2026
