Pameran seni rupa karya seniman neurodivergen
- 03 August 2026 13:03 WIB
Peserta memainkan boneka kertas dalam Lokakarya "Lovely Paper", di IFI (Institut Français d'Indonésie) Yogyakarta, Senin (12/10/2026). Acara ini diadakan oleh grup teater boneka Prancis Succursale 101 yang didukung Kedutaan Besar Prancis IFI dan Programme International de Diffusion Artistique (PIDA) dari Institut français de Paris dan diikuti mahasiswa teater ISI (Institut Seni Indonesia) Yogyakarta untuk mendorong pertukaran praktis, eksperimen artistik, dan penyebaran teknik boneka kepada generasi baru seniman Indonesia. ANTARA/Ilham Nur Arifin
Peserta membuat boneka kertas dengan teknik bunraku dalam Lokakarya "Lovely Paper" di IFI (Institut Français d'Indonésie) Yogyakarta, Senin (12/10/2026). Acara ini diadakan oleh grup teater boneka Prancis Succursale 101 yang didukung Kedutaan Besar Prancis IFI dan Programme International de Diffusion Artistique (PIDA) dari Institut français de Paris dan diikuti mahasiswa teater ISI (Institut Seni Indonesia) Yogyakarta untuk mendorong pertukaran praktis, eksperimen artistik, dan penyebaran teknik boneka kepada generasi baru seniman Indonesia. ANTARA/Ilham Nur Arifin.
Peserta membuat boneka kertas dengan teknik bunraku dalam Lokakarya "Lovely Paper", di IFI (Institut Français d'Indonésie) Yogyakarta, Senin (12/10/2026). Acara ini diadakan oleh grup teater boneka Prancis Succursale 101 yang didukung Kedutaan Besar Prancis IFI dan Programme International de Diffusion Artistique (PIDA) dari Institut français de Paris dan diikuti mahasiswa teater ISI (Institut Seni Indonesia) Yogyakarta untuk mendorong pertukaran praktis, eksperimen artistik, dan penyebaran teknik boneka kepada generasi baru seniman Indonesia. ANTARA/Ilham Nur Arifin.
Peserta membuat boneka kertas dengan teknik bunraku dalam Lokakarya "Lovely Paper" di IFI (Institut Français d'Indonésie) Yogyakarta, Senin (12/10/2026). Acara ini diadakan oleh grup teater boneka Prancis Succursale 101 yang didukung Kedutaan Besar Prancis IFI dan Programme International de Diffusion Artistique (PIDA) dari Institut français de Paris dan diikuti mahasiswa teater ISI (Institut Seni Indonesia) Yogyakarta untuk mendorong pertukaran praktis, eksperimen artistik, dan penyebaran teknik boneka kepada generasi baru seniman Indonesia. ANTARA/Ilham Nur Arifin.