Logo Header Antaranews Jogja

Rupiah Jumat pagi stabilL

Jumat, 2 Agustus 2013 09:56 WIB
Image Print
Ilustrasi (Foto Antara)

Jakarta (Antara Jogja) - Mata uang rupiah terhadap mata uang dolar AS pada Jumat pagi bergerak stabil meski dibayangi sentimen negatif domestik dan eksternal.

Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat pagi belum bergerak nilainya atau stagnan di posisi Rp10.290 per dolar AS.

"Rupiah masih bergerak stabil meski potensi pelemahan masih cukup terbuka," kata Kepala Riset Trust Securities, Reza Priyambada di Jakarta, Jumat.

Reza Priyambada menambahkan pergerakan nilai tukar rupiah dibayangi sentimen negatif seiring rilis kenaikan inflasi dan masih defisitnya neraca perdagangan Indonesia.

"Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan inflasi Juli mencapai 3,29 persen, lebih tinggi dari inflasi Juni yang hanya 1,03 persen. Secara 'year to date' inflasi kalender 6,75 persen, dan dibanding periode sama tahun sebelumnya 8,61 persen yang disumbang bahan makanan dan transportasi," kata dia.

Ia mengatakan nilai tukar rupiah juga dibayangi sentimen eksternal yakni dari pelemahan mata uang euro jelang pertemuan ank sentral Eropa (ECB) yang mensinyalkan tetap menahan suku bunga rendahnya.

Sementara itu, ekonom Samuel Sekuritas, Lana Soelistianingsih menambahkan angka inflasi Juli yang dikeluarkan oleh BPS melesat jauh diatas perkiraan tertinggi ekspektasi analis, yakni 3,29 persen.

"Tingginya angka inflasi salah satunya didorong kelompok pengeluaran transportasi dan komunikasi. Selain itu, kelompok pengeluaran lainnya yang naik adalah makanan jadi karena pelemahan nilai tukar rupiah," kata Lana.
(KR-ZMF)



Pewarta :
Editor: Heru Jarot Cahyono
COPYRIGHT © ANTARA 2026