Logo Header Antaranews Jogja

Presiden minta pengusaha hindari

Sabtu, 3 Agustus 2013 19:37 WIB
Image Print
Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (Foto ANTARA)

Jakarta (Antara Jogja) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta kalangan pengusaha untuk menghindari kebijakan pemutusan hubungan kerja sebagai salah satu upaya menjaga perekonomian nasional di tengah-tengah krisis ekonomi global.

"Apa yang harus kita lakukan bersama menghadapi situasi perekonomian dunia yang dampaknya sudah kita rasakan," kata Presiden saat menyampaikan sambutan dalam buka puasa bersama di Kementerian Perindustrian, Jakarta, Sabtu petang.

Presiden menambahkan,"kita punya pengalaman 2008 dan 2009, perlu kebijakan dan strategi tepat yang langkah tindakan ini disusun bersama, dijalankan secara bersama-sama pula".

Presiden mengatakan dari sekian banyak masalah yang dihadapi, satu hal, yang harus menjadi perhatian adalah urusan penciptaan lapangan kerja dan juga kepastian keamanan pekerjaan masyarakat.

"Yang sudah punya pekerjaan jangan menganggur yang belum bekerja jangan tertutup kesempatan untuk bekerja," kata Presiden.

Ia menambahkan,"kita harus bekerja sama, pemerintah berkewajiban menetapkan sebuah kebijakan yang tidak mudah. dunia usaha juga diharapkan miliki kesadaran".

Presiden mengharapkan dengan kerja sama yang baik antara pengusaha dan juga pemerintah maka perekonomian nasional dapat tetap terjaga meski dunia masih dilanda krisis ekonomi.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Ibu Ani Yudhoyono menghadiri acara buka puasa bersama yang diselenggarakan Kementerian Perindustrian, Sabtu sore.

Dalam acara yang dimulai pukul 17.00 WIB tersebut hadir Ketua DPD Irman Gusman, para menteri kabinet Indonesia Bersatu II, anggota DPR ,para duta besar negara sahabat dan sejumlah pejabat lainnya.

Selain buka puasa bersama, acara juga mencakup ceramah ramadhan yang disampaikan oleh Ketua MUI Jawa Barat Miftah Faridl.

Acara berlangsung hingga pukul 19.00 WIB.

Dalam sambutannya Menteri Perindustrian MS Hidayat mengatakan buka puasa diselenggarakan sebagai upaya untuk memelihara silaturahim antara Kementerian Perindustrian dengan seluruh pemangku kepentingan terkait.

Hadir juga para pemimpin media massa dalam acara yang berlangsung di Gedung Utama Kementerian Perindustrian itu.

(P008)



Pewarta :
Editor: Mamiek
COPYRIGHT © ANTARA 2026