Logo Header Antaranews Jogja

BNPB: aktivitas Sinabung masih tinggi

Sabtu, 30 November 2013 13:52 WIB
Image Print
ilustrasi Gunung Sinabung (Foto antaranews.com)

Medan (Antara Jogja) - Aktivitas Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara masih tinggi dengan erupsi yang berkelanjutan yang menimbulkan gempa vulkanik dan tremor terus menerus.

Dalam pesan singkat yang diterima di Medan, Sabtu, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, pada Sabtu itu terjadi lagi erupsi yang berlangsung selama 287 detik serta menimbulkan 13 kali gempa vulkanik dan tremor berkelanjutan.

Sedangkan satu hari sebelumnya, Gunung Sinabung juga mengeluarkan asap hitam kecoklatan setinggi 400 meter dari puncak dan menimbulkan delapan kali gempa frekuensi rendah dan tremor terus menerus.

Dengan aktivitas yang masih tinggi tersebut, jumlah warga yang mengungsi semakin banyak dan telah mencapai 5.813 kepala keluarga atau 17.281 jiwa yang ditampung di 31 pos penampungan.

Sebanyak 30 lokasi pengungsian berada di Karo. Sedangkan satu lokasi lain berada di Desa Telaga, Kecamatan Sei Bingei, Kabupaten Langkat dengan jumlah pengungsian sebanyak 248 jiwa.

Secara keseluruhan, tercatat 22 desa yang warganya telah dievakuasi untuk menghindari kemungkinan terburuk dari meningkatkan aktivitas Gunung Sinabung tersebut.

Jika ditemukan masyarakat yang masih ada atau kembali ke rumahnya yang berada dalam radius 5 Km, maka petugas tanggap darurat akan memerintahkannya untuk evakuasi ke lokasi pengungsian.

Sedangkan untuk menjaga terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, aparat kepolisian ditempatkan guna menjaga pemukiman masyarakat yang ditinggalkan mengungsi.

Menurut Sutopo, persediaan makanan untuk pengungsi erupsi Gunung Sinabung masih mencukupi hingga empat hari ke depan. Untuk memperkuat upaya pemenuhan kebutuhan pengungsi, BNPN dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Utara akan segera mengirimkan paket peralatan dapur dan makanan.

Kekurangan fasilitas mandi, cuci, dan kakus (MCK), gas elpiji, dan seragam sekolah untuk anak pengungsi Sinabung akan segera teratasi dengan bantuan dari berbagai pihak.

Fasilitas MCK dan tandon air dibantu Dinas Pekerjaan Umum Pemprov Aceh yang telah diberangkatkan ke Karo. Lalu, 50 tabung gas elpiji juga telah dipenuhi Pertamina. Sedangkan Kodam I Bukit Barisan telah membagikan 150 pasang seragam sekolah.

Demikian juga dengan truk serbaguna dan dapur umum dari BPBD Sumatera Utara, BPBD Aceh, BPBD Sumatera Barat, BPBD Jambi, BPBD Riau dan BPBD kabupaten/kota di sekitar Kabupaten Karo.
(T.I023)



Pewarta :
Editor: Heru Jarot Cahyono
COPYRIGHT © ANTARA 2026