Logo Header Antaranews Jogja

Perpamsi: sebagian besar PAM Indonesia tidak sehat

Selasa, 3 Desember 2013 11:44 WIB
Image Print
Ilustrasi pengolahan air PDAM (foto suroboyokurek.wordpress.com)

Banjarmasin (Antara Jogja) - Wakil Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) Persatuan Perusahaan Air Minum Indonesia (Perpamsi) Ir Muslih menilai sebagian besar kondisi Perusahaan Air Minum (PAM) Indonesia tidak sehat.

"Tugas baru DPP Perpamsi memang berat, karena harus mengatasi persoalan begitu banyaknya perusahaan air minum di Tanah Air itu yang tidak sehat," kata Ir Muslih yang yang juga Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bandarmasih, Kota Banjarmasin, kepada pers di Banjarmasin, Selasa.

Menurutnya, dari 75 persen dari sebanyak 412 perusahaan air minum di Indonesia tidak sehat, artinya susah meraih keuntungan untuk mengembangkan kembali perusahaan tersebut.

Untuk mengangkat kondisi yang tidak sehat itu bukan perkara mudah itu harus adanya tindakan sinergi antara pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum (PU), pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan kota tempat perusahaan air minum itu berada, serta masyarakat.

"Terutama adanya kemauan dari semua pihak untuk menyehatkan perusahaan air minum yang merupakan perusahaan vital untuk menyediakan sarana dasar masyarakat," katanya.

Oleh karena itu, DPP Perpamsi yang baru saja terpilih pada Mapamnas di Palembang akhir November lalu berusaha memberikan pemahaman ke semua pihak akan pentingnya keberadaan perusahaan air minum.

Ketersediaan air minum, merupakan kunci segala bentuk pembangunan terutama meningkatkan kualitas sumber daya manusia ke depan, tambahnya.


Komitmen
Menyinggung Musyawarah Antar Perusahaan Air Minum Nasional (Mapamnas) di Palembang disebutkan ada beberapa agenda yang dibahas selain bagaimana membangun komitmen semua perusahaan air minum Indonesia untuk maju juga membahas soal kepengurusan DPP Perpamsi yang baru.

Dalam pemilihan yang diikuti wakil dari 347 perusahaan air minum sebagai pemilih, sebanyak 265 suara memilih pasangan Rudi Kusumayadi dari PDAM Kabupaten Bandung sebagai Ketua dan Ir Muslih dari PDAM Banjarmasin sebagai Wakil Ketua.

Mereka terpilih setelah mengalahkan pasangan wakil dari PDAM Kota Malang dan PDAM Kota Semarang yang juga dicalonkan menjadi ketua dan wakil Ketua DPP Perpamsi.

Dalam kepengurusan DPP Perpamsi selain ada ketua dan wakil ketua kemudian oleh formatur dipilih lagi seorang sekteris serta 10 orang anggota yang semuanya merupakan wakil dari perusahaan air minum yang sehat.
(H005)



Pewarta :
Editor: Heru Jarot Cahyono
COPYRIGHT © ANTARA 2026