Logo Header Antaranews Jogja

Importir minta pemerintah tunda program swasembada daging

Rabu, 9 April 2014 00:20 WIB
Image Print
Ilustrasi (Foto antaranews.com)

Jakarta (Antara Jogja) - Direktur Eksekutif Asosiasi Pengusaha Impor Daging Indonesia (Aspidi) Thomas Sembiring minta pemerintah agar menunda program swasembada daging hingga beberapa tahun ke depan.

Thomas Sembiring di Jakarta, Selasa, mengatakan penundaan program swasembada daging atas pertimbangan belum stabilnya pertumbuhan ekonomi di Tanah Air.

"Swasembada daging terkesan dipaksakan tanpa memperhitungkan kondisi di lapangan, seperti ketersediaan pasokan, pertumbuhan konsumsi, dan pertumbuhan produksi," katanya.

Thomas mengatakan populasi sapi potong pada 2013 hanya sekitar 12,62 juta ekor atau turun 2,12 juta ekor dibanding tahun 2011.

Di sisi lain, populasi sapi perah juga turun 143.937 ekor menjadi 453.188, padahal tahun 2011 masih mencapai 597.135 ekor.

Populasi kerbau juga tercatat turun, yang pada 2013 hanya 1,098 juta ekor atau turun 207.000 ekor dari 1,305 juta ekor pada 2011.

"Kondisi ini fakta, jadi kurang tepat jika pemerintah tetap mengejar swasembada pada akhir 2014," katanya.

Jika itu dipaksakan, maka menurut dia, hampir dapat dipastikan target-target akan sulit untuk terpenuhi.

Ia minta pemerintah untuk realistis dan menyusun program swasembada daging nasional yang lebih terencana sekaligus sebagai upaya meningkatkan kesejateraan peternak di Indonesia.

(H016)




Pewarta :
Editor: Masduki Attamami
COPYRIGHT © ANTARA 2026