Logo Header Antaranews Jogja

Pemkab Kulon Progo targetkan bebas malaria 2018

Rabu, 14 Mei 2014 15:47 WIB
Image Print
Ilustrasi (Foto lkc.or.id)

Kulon Progo (Antara Jogja) - Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, menargetkan terbebas dari penyakit malaria pada tahun 2018.

Kasi Pemberantasan Penyakit Menular (P2M) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kulon Progo Slamet Riyantodi di Kulon Progo, Rabu, mengatakan untuk mendukung percepatan target bebas malaria, pemkab melalui dinkes telah melakukan langkah-langkah di antaranya membentuk tim eliminasi malaria di tingkat kabupaten yang melibatkan beberapa satuan kerja perangkat daerah (SKPD).

"Selain itu, juga telah adanya regulasi berupa Peraturan Bupati (Perbup) Kulon Progo Nomor 67 Tahun 2013 tentang Eliminasi Malaria di Daerah," kata Slamet.

Ia mengatakan upaya eliminasi malaria menjadi tantangan tersendiri bagi Kabupaten Kulon Progo, sebab empat kabupaten dan kota di DIY meliputi Kabupaten Bantul, Sleman, Gunung Kidul dan Kota Yogyakarta telah terlebih dahulu memperoleh sertifikat eliminasi malaria dari Menteri Kesehatan yang di serahkan akhir April lalu di Kepatihan Yogyakarta.

Untuk mempercepat eliminasi ini, lanjut Slamet, Pemkab Kulon Progo kerja sama lintas batas dengan Kabupaten Purworejo (Jawa Tengah) juga telah dilakukan, justru pada beberapa waktu yang lalu pertemuan dengan petugas kesehatan dari Kaligesing, Purworejo untuk pencegahan malaria ini di Kabupaten tetangga tersebut justru tidak ada juru malaria desa (JMD).

Lebih lanjut, ia mengatakan untuk menuju percepatan kabupaten bebas malaria maka rencana yang akan dilakukan adalah melakukan eliminasi secara bertahap dari tingkat desa dan kecamatan terlebih dahulu.

"Masyarakat tidak swadaya melakukan pencegahan kalau tidak ada bantuan dari pemerintah. Untuk itu, memang kerja sama dan pertemuan lintas batas harus lebih diintensifkan," kata Slamet.

Sementara Ketua Tim Eliminasi Malaria DIY Daryanto Chadorie dan juga Kabid Pencegahan dan Pengendalian Masalah Kesehatan (P2MK) Dinas Kesehatan DIY mengatakan kegiatan monitoring yang dilakukan bersama seluruh anggota Tim Eliminasi Malaria DIY untuk melihat kesiapan Kabupaten Kulon Progo menuju eliminasi malaria, sehingga Kulon Progo dapat sejajar dengan empat kabupaten/kota di DIY yang telah lebih dahulu mendapatkan sertifikat malaria.

"Kulon Progo yang berbatasan dengan Kabupaten Purworejo harus lebih intens melakukan pertemuan terkait dengan upaya pencegahan malaria ini. Hal yang tidak kalah penting adalah adanya dukungan alokasi dana dari pemerintah dengan telah adanya payung hukum Perbup, yang merupakan upaya yang serius dari Pemkab Kulon Progo untuk menuju eliminasi malaria ini," kata Daryanto.

(KR-STR)



Pewarta :
Editor: Masduki Attamami
COPYRIGHT © ANTARA 2026