
Kadin minta pemerintah beri stimulus pengusaha muda

"Selain permodalan, edukasi wawasan kewirausahaan bagi kalangan generasi muda khususnya mahasiswa juga diperlukan," kata Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DIY Gonang Djuliastono
Antara Jogja - Kamar Dagang dan Industri Daerah Istimewa Yogyakarta mendorong pemerintah memberikan stimulus permodalan untuk pengembangan pengusaha muda sebagai penguat menghadapi tantangan Masyarakat Ekonom ASEAN akhir 2015.
"Selain permodalan, edukasi wawasan kewirausahaan bagi kalangan generasi muda khususnya mahasiswa juga diperlukan," kata Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DIY, HR Gonang Djuliastono di Yogyakarta, Jumat.
Stimulus untuk mendirikan usaha mandiri, menurut dia, memang perlu menyasar kalangan mahasiswa. Sebab sebagai generasi potensial, sebagian besar dari mereka masih memiliki orientasi mencari kerja, bukan menciptakan lapangan kerja.
"Hanya satu persen yang benar-benar memiliki keinginan menjadi pengusaha," kata dia.
Menurut dia, pemahaman pemerintah terhadap kebutuhan pengusaha muda, dapat direspons dengan mempermudah keperluan pengusaha misalnya berkaitan dengan perizinan, pinjaman modal, serta menyediakan akses pendirian usaha.
"Apalagi Presiden Jokowi juga berangkat dari pengusaha hingga menjadi eksportir juga, minimal tahu kesulitan atau kebutuhan yang berkaitan dengan dunia usaha," kata Gonang.
Dia mengatakan, ketika Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) telah positif diberlakukan, persaingan yang dihadapi dunia usaha semakin ketat sehingga diharapkan kebutuhan usaha termasuk berkaitan dengan furnitur dipermudah di segala aspek.
Menurut dia, kemauan pemerintah untuk mempermudah dan memenuhi berbagai kebutuhan pengusaha, sejatinya akan menjadi salah satu pemicu percepatan munculnya pengusaha-pengusaha baru.
Dengan jumlah pengusaha yang semakin berkembang, lanjut dia, peluang untuk melakukan manuver ekspor lebih besar, sehingga tidak sekadar terus-menerus menjadi target pasar negara-negara ASEAN lainnya.
"Dengan meningkatnya kinerja ekspor maka devisa akan bertambah, sehingga mendorong perekonomian Indonesia lebih bagus. Angka pengangguran dan kemiskinan juga akan terus berkurang," kata dia.***3***
(T.L007)
Pewarta : Oleh Luqman Hakim
Editor:
Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
