
Bupati Sleman : air perlu untuk diselamatkan

Sleman, (Antara Jogja) - Bupati Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Purnomo mengharapkan masyarakat semakin menyadari bahwa air perlu untuk diselamatkan mengingat betapa penting dan strategisnya air bagi setiap makhluk hidup.
"Air sangat vital bagi kehidupan dan masa depan makhluk hidup," kata Sri Purnomo di Sleman, Kamis.
Menurut dia, Pemkab Sleman juga senantiasa mengupayakan pengelolaan sumber daya air sesuai dengan tiga pilar utama yang diamanatkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2004 tentang Sumber Daya Air.
"Pengelolaan air di Sleman menganut prinsip yang pertama adalah konservasi sumber daya air, yang kedua adalah pendayagunaan sumber daya air, dan ketiga pengendalian daya rusak air," katanya.
Ia mengatakan pendayagunaan sumber daya air yang dilakukan melalui pembangunan embung adalah untuk pertanian, perikanan, pariwisata bahkan nantinya dapat dikembangkan menjadi air minum perdesaan.
"Namun demikian, tidak boleh ada kelompok masyarakat yang memonopoli sumber daya air ini karena pada hakikatnya sumber daya air ini adalah milik bersama sehingga semua kepentingan masyarakat harus bisa terpenuhi secara adil dan merata," katanya.
Sri Purnomo mengatakan kelompok pertanian, perikanan, dan pengguna air minum perdesaan juga diupayakan untuk duduk bersama dan berembug untuk menggunakan air secukupnya dan berkeadilan bagi semuanya.
"Pemborosan terhadap air masih terjadi di mana-mana, baik penggunaan air untuk kepentingan irigasi maupun penggunaan air untuk kepentingan rumah tangga, industri, dan jasa. Kesadaran seperti itu memang perlu ditumbuhkan sejak dini agar ketersediaan air tetap terjamin untuk generasi yang akan datang," katanya.
Kepala Dinas Sumber Daya Air, Energi, dan Mineral Kabupaten Sleman Sapto Winarno mengatakan berkembangnya pertumbuhan penduduk diikuti dengan pertumbuhan kebutuhan untuk mendukung kehidupan dan penghidupan manusia dimana factor yang dominan dalam kehidupan manusia yakni kebutuhan air.
"Di sisi lain potensi sumber daya air dari tahun ke tahun semakin terbatas sehingga untuk memenuhi berbagai kebutuhan hidup manusia baik air baku (minum, mandi, cuci), pertanian, perikanan perlu dilakukan pengaturan dan penghematan sehingga semua kebutuhan dapat terlayani dengan baik," katanya.
Ia mengatakan untuk menjaga keberlanjutan persediaan sumber daya air perlu dilakukan upaya konservasi sumber daya air dengan pembangunan embung, pembuatan sumur resapan, pembuatan biopori, dan memanen hujan.
"Saat ini embung yang telah dibangun di Sleman mencapai 25 buah. Embung yang dibangun Pemkab Sleman lima embung, Pemerintah DIY 12 embung, dan Pemerintah Pusat melalui Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak delapan embung," katanya.***3***
(U.V001)
Pewarta : Oleh Victorianus Sat Pranyoto
Editor:
Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
