
Dinkes imbau masyarakat waspadai DBD

Gunung Kidul, (Antara Jogja) - Dinas Kesehatan Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta mengimbau masyarakat mewaspadai penyebaran demam berdarah dengue (DBD) awal musim penghujan seperti saat ini.
"Kami mengimbau masyarakat mewaspadai penyakit seperti DBD, ispa (infeksi saluran pernafasan akut) dan diare," kata Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Gunung Kidul, Suharyanta di Gunung Kidul, Sabtu.
Ia mengatakan dari Desember 2015 hingga saat ini, laporan yang masuk ada enam orang penderita DBD di Gunung Kidul.
"Kami minta masyarakat untuk mewaspadai persebaran penyakit awal musim penghujan," katanya.
Suharyanta mengungkapkan ada enam kecamatan di Gunung Kidul yang menjadi endemis DBD yakni Playen, Karangmojo, Wonosari, Saptosari, Tepus dan Nglipar.
"Upaya pencegahan dilakukan dengan melakukan fogging (pengasapan) dilakukan di wilayah endemis," katanya.
Selain itu, lanjut dia, masyarakat diharapkan untuk melakukan pola hidup sehat dengan melakukan pembersihan untuk mencegah nyamuk berkembang biak.
Selain itu, warga diminta untuk mewaspadia ispa karena sejak Januari -November 2015 sudah ada 11.943 penderita.
"Masyarakat harus waspada. Musim penghujan ini rentan terhadap penyebaran penyakit," katanya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunung Kidul Dewi Irawati mengatakan Dinkes terus melakukan sosialisasi untuk pencegahan penularan penyakit
"Kami terus lakukan sosialisasi, semoga bisa menekan penularan penyakit selama musim penghujan," katanya.***4***
(KR-STR)
Pewarta : Sutarmi
Editor:
Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
