
Bupati Sleman : UN SD hari pertama lancar

Sleman (Antara Jogja) - Bupati Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Purnomo memantau langsung pelaksanaan ujian nasional tingkat SD/MI di sejumlah sekolah, Senin, untuk memastikan ujian berjalan tanpa kendala.
"Penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) tingkat SD/MI di Sleman hari pertama terpantau berjalan lancar," kata Sri Purnomo dalam pantauan UN bersama Kepala Disdikpora Kabupaten Sleman Arif Haryono di SD Jumeneng Sumberadi, Mlati.
Menurut dia, berdasarkan hasil pantauan UN di empat sekolah dasar yaitu SD Sleman 1, SD Muhammadiyah Sleman, SD Jumeneng, SD Cebongan tidak ditemukan kendala.
"Distribusi soal lancar dan kualitas kertas serta cetakan soal ujian bagus, diharapkan siswa dapat mengerjakan soal dengan serius sehingga bisa mendapatkan hasil yang maksimal," katanya.
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sleman Arif Haryono mengatakan bahwa UN tingkat SD/MI tahun ini diikuti 15.066 siswa dari 528 sekolah.
"Dari 528 sekolah tersebut sebanyak 516 sekolah merupakan sekolah penyelenggara dan 12 sekolah merupakan sekolah gabungan UN," katanya.
Ia mengatakan, dari pantauan UN hari pertama dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia di empat sekolah tersebut seluruh siswa yang mengikuti ujian hadir meskipun didapati satu siswa di SD Muhammadiyah Sleman sedang sakit dan harus menggunakan alat bantu jalan.
"Pada UN tahun ini peserta yang mengikuti ujian di SD Sleman 1 debanyak 35 siswa, SD Muhammadiyah Sleman 111 siswa, SD Jumeneng 37 siswa, SD Cebongan 83 siswa," katanya.
Arif mengatakan, jika ada siswa yang tidak bisa hadir dalam UN dan disertai dengan alasan yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan maka siswa bersangkutan dapat mengikuti ujian susulan yang diselenggarakan kemudian.
"Namun jika tidak ada keterangan alasan yang jelas maka siswa tidak diberikan kesempatan mengikuti ujian susulan," katanya.
V001
Pewarta : Victorianus Sat Pranyoto
Editor:
Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2026
