
Harga daging sapi di Gunung Kidul turun

Gunung Kidul (Antara Jogja) - Harga daging sapi di Pasar Argosari Wonosari, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mulai turun Rp4.000 per kilogram karena harga sapi turun.
Salah seorang penjual daging Pasar Argosari Sri Hartini di Gunung Kidul, Rabu, mengatakan beberapa pekan lalu harga daging sapi kualitas satu Rp120 ribu hingga Rp Rp 125 ribu turun menjadi Rp116 ribu hingga Rp118 ribu per kilogram.
"Memasuki bulan Ramadan ini, harga daging sapi kelas I mengalami penurunan dari sebelumnya," katanya.
Menurut dia, penurunan daging ini karena tingkat konsumsi daging sapi dalam beberapa hari ini mengalami penurunan karena tingginya harga daging. Selain itu, penurunan ini karena harga ternak sapi mengalami penurunan harga.
Kondisi ini bertepatan dengan tahun ajaran baru yang biasanya penjualannya meningkat. "Kemarin harganya cukup tinggi sehingga konsumsinya berkurang. Saat ini harga sapi hidup juga turun, ini juga berpengaruh terhadap harga daging," kata dia.
Sementara itu, pedagang sapi di pasar Hewan Siyono, Playen, Pardiman (56) mengatakan sejak dua pekan terakhir harga sapi terus mengalami penurunan. Saat ini harga sapi yang semula Rp15 juta turun dalam kisaran antara Rp14 juta hingga Rp14,5 juta. Sedangkan harga kambing jauh lebih murah lagi, untuk kambing pejantan yang semula Rp1,8 juta kini menurun dalam kisaran Rp1,5 juta hingga Rp1,6 juta.
"Setiap tahun, menjelang tahun ajaran baru harga ternak mengalami penurunan karena banyak yang menjual," katanya.
Sebelumnya, penurunan harga sapi dikeluhkan Agung Gunawan peternak sapi di Desa Kepek, Wonosari. Ia mengaku membeli sapi jenis si metal dengan harga Rp14 juta setelah dalam pemeliharaan selama empat bulan dijual hanya laku Rp14,5 juta.
"Kalau pemerintah mengimpor daging lagi tentu harga sapi pun akan ikut-ikutan terpuruk," katanya.
(KR-STR)
Pewarta : Oleh Sutarmi
Editor:
Mamiek
COPYRIGHT © ANTARA 2026
