Afternine Grill and Chill andalkan "sharing menu"

id Afternine Grill and Chill andalkan sharing menu

Afternine Grill and Chill andalkan "sharing menu"

Resto dan Kafe Afternine Grill and Chill (Foto Antara/Bambang Sutopo Hadi)

Yogyakarta (Antara) - Resto dan kafe baru di Yogyakarta Afternine Grill and Chill mengandalkan "sharing menu" dengan bermacam varian rasa dan ada pilihan ukuran dengan penyajian makanan "semi formal".
    
"Afternine dapat dikatakan resto dan kafe pertama kali di Yogyakarta dengan keunikan menu yang tersedia. Menu yang disajikan dan penyajiannya beda dengan resto dan kafe lain," kata Manajer Afternine Grill and Chill Ucok Lubis.
    
Menurut dia, Afternine yang mempunyai 2 lantai itu juga menyajikan menu makanan khas Indonesia yaitu sop buntut dan soto tangkar, menu western seperti chicken tenderloin, dan snack berupa phili chicken wings.
    
Di lantai 1 ada menu kopi denga promo coffee & bread yaitu americano, coffee latte, dan cappucino disajikan dengan croissant hanay pada bulan November yang dapat dinikmati di siang hari menjelang sore.
    
Afternine yang buka mulai pukul 10.00 WIB hingga pukul 24.00 WIB itu juga menyajikan berbagai macam mocktail dan mojito. Menu unggulan dari bartender Afternine di lantai 2 adalah nine violet mocktail dan virgin mojito.
    
"Semua menu yang disajikan di Afternine tidak hanya menampilkan penyajian yang unik tetapi juga memprioritaskan kualitas rasa yang berbeda dari menu di tempat lain dengan harga terjangkau bagi masyarakat Yogyakarta," kata Lubis.
    
Ia mengatakan, Afternine di Jalan Kaliurang Km 5,3 Nomor 28 Yogyakarta yang dibuka pada 15 Oktober 2016 itu mempunyai konsep industrial modern yang mengangkat tema "grill and chill".
    
Disebut grill karena Afternine menonjolkan "sharing menu" untuk berdua sampai 8 orang atau lebih yang dapat dinikmati di lantai 1. Dikatakan chill karena menyuguhkan tempat berkumpul dan santai anak
muda, kerabat atau keluarga di lantai 2.
    
Menurut dia, Afternine memiliki kata yang artinya 'setelah jam 9'.Namun terserah persepsi orang mengartikan nama itu.
    
"Kami berharap Afternine dapat menjadi tempat berkumpulnya orang-orang yang mempunyai aktivitas tinggi dan mereka baru dapat menyempatkan waktu berkumpul di atas jam sembilan pagi atau malam," katanya.
    
Dengan konsep tersebut, kata dia, segmen Afternine adalah kalangan mahasiswa, orang asing atau ekspatriat, dan pekerja kantoran. Tidak menutup kemungkinan turis asing atau keluarga dapat berkunjung dan menikmati semua menu yang disuguhkan.

"Hal itu mengingat letak Afternine yang sangat strategis di Jalan Kaliurang. Kami berharap ini dapat menjadi tempat berkumpulnya orang-orang yang sesuai dengan target dan segmen dari Afternine," kata Lubis.

(B015)
Pewarta :
Editor: Luqman Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar