Menteri Susi: biomassa perikanan nasional sudah bagus

id menteri susi

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. (Foto Antara)

Jakarta (Antaranews Jogja) - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan kondisi biomassa perikanan di kawasan perairan Indonesia sudah bagus sehingga pengusaha harus bisa mencari peluang untuk memaksimalkan bisnis mereka.

"Dari alam kelihatan biomassa sudah bagus sehingga ikan-ikan baik yang besar maupun yang kecil sudah banyak sekali," kata Menteri Susi di Jakarta, Senin.

Menurut Susi, dari kunjungannya ke Tegal, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu terlihat stok ikan teri di daerah itu sekarang gampang diperoleh.

Untuk itu, ujar dia, pengusaha harus memiliki improvisasi dan inovasi untuk melihat hal tersebut, jangan hanya terpaku pada ikan tertentu saja.

Selain itu, ia mencontohkan bagaimana ikan baramundi di Jawa dikenal memiliki harga yang mahal, padahal di Papua stoknya melimpah.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Sjarief Widjaja mengatakan kegiatan tindakan penenggelaman kapal pencuri ikan yang telah dilakukan selama ini berhasil membuat stok ikan di kawasan perairan nasional terus mengalami peningkatan.

"Dampak dari perginya kapal-kapal asing stok ikan mengalami peningkatan dari 6,5 juta ton (pada tahun 2011) menjadi 9,9 juta ton," kata Sjarief Widjaja di Jakarta, Kamis (11/1).

Perhitungan tersebut berasal dari aktivitas "stock assesment" yang dilakukan sepanjang tahun 2016 dengan cakupan wilayah 11 Wilayah Pengelolaan Perikanan.

Berdasarkan hasil itu, KKP mengeluarkan Kepmen KP Nomor 47/KEPMEN-KP/2016 tentang Estimasi Potensi, sedangkan jumlah tangkapan yang diperbolehkan dan tingkat pemanfaatan sumber daya ikan di WPP NRI dengan estimasi potensi sebesar 9,9 juta ton.

Menurut Sjarief, peningkatan stok ikan tersebut juga mendorong optimisme bagi nelayan untuk melaut, dan pihak KKP juga menyatakan telah melengkapi dengan semua sarana dan prasarana terkait pelabuhan agar nelayan bisa beroperasi dengan lebih baik.

Selain itu, ujar dia, peran BUMN bidang perikanan seperti Perindo dan Perinus pada saat ini sudah semakin sentral.
Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar