
Tim SAR ingatkan wisatawan memperhatikan rambu laut

Gunung Kidul (Antaranews Jogja) - Tim Pencarian dan Penyelamatan Pantai Baron, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengingatkan wisatawan yang mengisi liburan paskah untuk memperhatikan rambu dan tidak mandi di laut.
Sekretaris Tim SAR Wilayah II Pantai Baron Surisdiyanto di Gunung Kidul, Jumat, mengatakan pihaknya menyelamatkan seorang wisatawan yang masih berstatus pelajar karena terseret ombak di pantai yang terletak di Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari.
Peristiwa bermula ketika Firman Adityo (15) warga Kecamatan Sindon, Solo, Provinsi Jawa Tengah berkunjung ke Pantai Baron bersama keluarganya. Sesampai di kawasan pantai, korban lantas menceburkan ke laut menggunakan papan selancar yang dibawanya. Karena terlalu asyik bermain air, korban tak menyadari bahwa saat itu ia bermain terlalu ke tengah.
"Datang ombak besar yang membuat papan selancar yang dinaiki korban terbalik," kata Surisdiyanto.
Dia mengatakan korban yang berusaha melepaskan diri dari papan selancar tersebut justru kemudian tenggelam. Sejumlah petugas SAR yang melihat peristiwa itu lantas terjun ke laut untuk menolong korban. Tak berselang lama, akhirnya korban berhasil ditolong dan dibawa ke daratan.
"Korban dibawa ke Pos SAR Satlinmas Korwil II untuk mendapatkan perawatan," katanya.
Surisdiyanto mengatakan salah seorang anggota keluarga rombongan korban, Sutarmi (45) warga Gompang, Sidokarto, Kartosuro, Jawa Tengah, yang panik melihat keponakannya tenggelam lantas pingsan di area pantai.
Ia pun lalu dibawa ke Pos SAR guna mendapatkan perawatan medis.
"Tak berapa lama kedua korban siuman dan akhirnya setelah kondisinya kembali fit kami perbolehkan pulang," katanya.
Ia mengimbau agar wisatawan yang akan mengunjungi pantai patuh terhadap rambu dan himbauan petugas. "Sering kali kecelakaan laut karena para pengunjung nekat," katanya.
Sementara itu dalam libur paskah diperkirakan kunjungan akan mencapai 50 ribu orang, petugas kepolisian sudah mengantisipasi kepadatan.
Kasat Lantas Polres Gunungkidul, AKP Mega Tetuko mengatakan, untuk jalur Yogyakarta - Wonosari, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pelaksana perbaikan jalan, agar sementara dibuka semua jalur terlebih dahulu mengantisipasi kepadatan.
"Sejak Jumat hari ini, hingga Minggu kami meminta untuk dibuka dua jalur untuk mengurangi kepadatan," katanya.
Dia mengatakan telah menempatkan personel di jalur wisata pantai yang sering kali mengalami kemacetan.
"Jalur wisata pantai yang sempit dan geografisnya naik turun, hingga tikungan tajam pengendara diimbau untuk berkonsentrasi dan mempersiapkan kendaraannya dengan baik," katanya.
Pewarta : Sutarmi
Editor:
Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
