
Bulog DIY jamin stok beras aman

Yogyakarta (Antaranews Jogja) - Perum Bulog Divisi Regional Daerah Istimewa Yogyakarta menjamin persediaan beras aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Ramadhan hingga Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah.
"Stok beras aman bahkan sampai Idul Fitri usai masih mencukupi," kata Kepala Perum Bulog Divisi Regional (Divre) DIY Ahmad Kholisun saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu.
Berdasarkan data saat ini, gudang Perum Bulog Divre DIY masih menyimpan stok beras mencapai 18.960 ton yang diperkirakan akan mencukupi hingga Agustus 2018.
Kholisun mengatakan sejak awal musim panen mulai Januari hingga 10 April 2018, Bulog DIY mampu menyerap 8.960 ton beras petani dari target 50.000 ton pada tahun ini.
Menurut dia, serapan beras hingga saat ini masih merata dan tidak memiliki kendala di lima kabupaten/kota. Adapun serapan paling dominan masih dari kalangan petani di Kabupaten Sleman, diikuti Kabupaten Bantul.
Ia mengatakan minat petani untuk menjual beras ke Bulog DIY masih tinggi. Untuk menarik minat petani, Bulog masih menerapkan pembelian dengan harga fleksibilitas dengan maksimum 10 persen dari harga pembelian pemerintah (HPP).
"Serapan masih terus berjalan bahkan persentasenya cukup tinggi. Serapan tertinggi bisa menyentuh 1.000 ton per hari," kata Kholisun.
Menurut dia, untuk mengendalikan gejolak harga menjelang Ramadhan, Bulog DIY akan menggencarkan Gerakan Stabilisasi Harga Pangan (GSHP).
Program itu bukan hanya menjual beras, namun juga kebutuhan pokok lainnya seperti minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, hingga daging sapi beku. "Di samping itu kami juga akan melakukab operasi pasar," kata dia.
(T.L007)
Pewarta : Luqman Hakim
Editor:
Agus Priyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
