PMI DIY jamin stok darah selama Ramadhan

id pmi

PMI DIY jamin stok darah selama Ramadhan

Stok darah PMI Yogyakarta (Foto Antara/Sigit Kurniawan)

Yogyakarta (Antaranews Jogja) - Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta menjamin stok darah di lima kabupaten/kota setempat selama Bulan Ramadhan 1439 Hijriah aman.

"Penurunan stok darah biasanya terjadi saat bulan puasa, minggu kedua lebaran atau awal tahun. Melihat jumlah stok sampai dengan hari ini (17/5) diperkirakan masih aman sampai dengan pertengahan bulan puasa," kata Ketua Bidang Unit Donor Darah PMI DIY Suryanto di Yogyakarta, Kamis.

Suryanto mengatakan meski jumlah pendonor darah diperkirakan menurun, namun kebutuhan relatif tetap. Untuk bulan Ramadhan tahun ini, masing-masing Unit Donor Darah memiliki strategi yang berbeda menyesuaikan kondisi masyarakat maupun Unit Donor Darah Kabupaten/Kota.

Suryanto mencontohkan seperti yang dilakukan Unit Donor Darah PMI Kota Yogyakarta, sejak Selasa (15/5) telah melakukan upaya jemput bola dengan menyebar pesan melalui media sosial WhatsApp ke 5.000 pendonor darah sukarela untuk mendonorkan darahnya.

Strategi lain yang dilakukan PMI Kota Yogyakarta adalah dengan membuka pelayanan donor darah mulai tanggal 16 Mei sampai dengan 16 Juni 2018 pada pukul 07.00-24.00 WIB. Selain itu mengimbau masyarakat untuk mendonorkan darahnya setelah Tarawih.

Sementara untuk PMI Kabupaten Sleman, Bantul, Gunungkidul dan Kulon Progo membuka pelayanan donor darah mulai pukul 08.00-12.00 WIB dan pada pukul 18.00-22.00 WIB.

Di PMI Bantul sendiri telah menyediakan bingkisan bagi pendonor darah yang mendonorkan darahnya di UDD PMI Kabupaten Bantul berupa kaos selama bulan Ramadhan. Sedangkan PMI Kabupaten Sleman dan Kulon Progo akan memberikan doorprize kepada pendonor darah yang beruntung dalam pengambilan undian yang akan diundi pada akhir Ramadhan.

"Orang yang berpuasa boleh berdonor darah asalkan syarat donor darah terpenuhi. Donor Darah itu prinsipnya menyehatkan untuk kedua belah pihak baik yang ditranfusi maupun yang berdonor darah," kata Suryanto.

Suryanto mengatakan kebutuhan darah di DIY selama ini selalu tercukupi bahkan PMI DIY mampu menyuplai daerah lainnya. Berdasarkan data akhir tahun 2017, PMI telah memenuhi kebutuhan itu sebanyak 69.975 kantong darah atau sekitar 94 persen dari kebutuhan darah di DIY.

Sedangkan data triwulan pertama tahun 2018 tercatat produksi darah di DIY sebanyak 36.213 kantong darah untuk melayani kebutuhan seluruh rumah sakit di DIY, serta di luar daerah seperti Jawa Tengah bagian selatan.


 
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar