
Titik arus mudik masih terkendali

Sleman (Antaranews Jogja) - Wakil Bupati Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Muslimatun, menilai sejumlah titik arus mudik Lebaran 2018 di wilayah Sleman dalam kondisi masih terkendali dan belum menampakkan permasalahan yang berarti.
"Saat ini (H-5) kondisi di sejumlah titik arus mudik sementara masih terkendali, akan tetapi tidak menutup kemungkinan akan adanya kemactean-kemacetan," kata Sri Muslimatun saat melakukan pemantauan di Pos Pengamanan Lebaran 2018 di Maguwoharjo, Minggu.
Dalam rangka kesiapsiagaan Kabupaten Sleman menghadapi arus mudik 2018, Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun disertai dengan Sekretaris Daerah Sleman Sumadi melaksanakan pemantauan kesiapan sejumlah posko pemantauan dan pengamanan Lebaran tahun 2018 di wilayah kabupaten setempat.
Sejumlah posko pemantauan dan pengamanan tersebut yaitu Pospam Kepolisian simpang empat Tempel, Pospam Kepolisian Gamping, Pospam Kepolisian pertigaan Maguwoharjo, dan Posko Monitoring Angkutan Lebaran Dishub simpang empat Condongcatur.
Dalam pelaksanaannya juga Wakil Bupati beseta Sekretaris Daerah Sleman didampingi langsung Kapolres Sleman dan Dandim 0732/Sleman.
"Pintu masuknya ke DIY itu dari mana pun semuanya melalui Sleman, dari barat melalui Gamping, dari utara melalui Tempel, dari Timur melalui Prambanan. Sehingga itu kita perlu kerja cerdas, karena kondisi di lapangan bisa saja tiba-tiba berubah dan bagaimana seluruh Tim secara cerdas segera mengurai," kata Sri Muslimatun.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman Mardiyana mengatakan dalam mengantisipasi kemacetan arus mudik Lebaran pihaknya telah mempersiapkan jalur-jalur alternatif.
"Seperti jalur masuk dari arah utara yaitu setelah jembatan Krasak Tempel belok kiri menuju Turi-Pakem-Cangkringan-Kalasan dan tembus ke Jalan Solo. Untuk jalur masuk dari timur melewati Prambanan-Piyungan-Ring Road. Sedangkan jalur barat dari arah Purworejo masuk ke Moyudan lalu ke Tempel atau ke Godean," katanya.
Ia mengatakan dalam upaya mengurangi angka kriminalitas dan kecelakaan Dishub Kabupaten Sleman juga telah menambahkan beberapa titik lampu penerangan jalan.
"Sedangkan untuk peningkatan volume kendaraan H-6 Lebaran ini belum ada peningkatan yang signifikan. Saat ini peningkatan volume kendaraan masih landai-landai saja, kendaraan roda empat sekitar 4 persen dan kendaraan roda dua sekitar 2 persen," katanya.
Pewarta : Victorianus Sat Pranyoto
Editor:
Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
