Logo Header Antaranews Jogja

Menteri PU: mudik dan balik Lebaran 2026 berjalan relatif lancar

Rabu, 25 Maret 2026 21:22 WIB
Image Print
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo. (ANTARA/HO-Kementerian PU)

Jakarta (ANTARA) - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menilai, pelaksanaan arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 secara umum berjalan relatif lebih lancar dibandingkan tahun sebelumnya, dengan tetap dilakukan pemantauan dan evaluasi berkelanjutan hingga periode arus balik berakhir.

“Lebaran tahun ini menurut saya lebih baik dari tahun lalu, tapi kita masih tetap terus memantau hingga arus balik selesai. Mudah-mudahan tetap lancar seperti arus mudik kemarin,” kata Dody di Jakarta, Rabu.

Dia menyampaikan bahwa kelancaran arus mudik dan balik tidak terlepas dari sinergi berbagai pihak, termasuk kesiapan infrastruktur, pengaturan lalu lintas, serta dukungan kebijakan pemerintah seperti Work From Anywhere (WFA) yang membantu mendistribusikan waktu perjalanan masyarakat.

“Kami tetap siaga memantau. Mudah-mudahan cuaca mendukung dan masyarakat yang mudik berkenan mengikuti imbauan pemerintah agar tidak kembali ke Jakarta secara bersamaan, sehingga kendaraan di jalan tol maupun non tol tidak terlalu padat,” katanya.

Sebagai informasi, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan kebijakan kerja fleksibel work from anywhere (WFA) efektif menekan kepadatan arus kendaraan saat mudik-balik Lebaran 2026.

Dudy menyampaikan, kebijakan tersebut mampu menurunkan proyeksi jumlah kendaraan yang kembali pada puncak arus balik.

“Kalau kita melihat arus balik, itu kan semula kita memprediksi 285 ribu menjadi 250 ribu, kemudian di arus penyeberangan juga ada penurunan, jadi saya melihat ada efektivitas," kata Dudy.

Kementerian Perhubungan mencatat pergerakan angkutan umum selama periode Lebaran dari H-8 hingga H+3 meningkat sebesar 4,07 persen, dengan jumlah keberangkatan penumpang naik 11,11 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Selain itu, pemerintah juga mencatat puncak arus balik yang terjadi pada Selasa (24/3) mencapai 256.338 kendaraan dalam satu hari, lebih tinggi dari periode Lebaran tahun lalu sebesar 223.163 kendaraan.

Tak hanya WFA ia juga menilai kebijakan diskon tarif tol dapat berpotensi memberikan dampak terhadap distribusi arus kendaraan sehingga tidak terpusat pada waktu tertentu.

Dengan demikian, lanjut dia, pemerintah mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan kebijakan tersebut guna menghindari kepadatan pada puncak arus balik yang diperkirakan terjadi pada 28–29 Maret 2026.

Dudy memastikan bahwa pemerintah terus melakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan angkutan Lebaran guna meningkatkan kualitas pelayanan pada periode mendatang.

Lebih lanjut, ia mengimbau masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan arus balik agar tidak menumpuk pada hari-hari terakhir masa libur Lebaran.

Ia menegaskan, pemerintah tidak berpuas diri meskipun pelaksanaan arus mudik dan balik tahun ini relatif berjalan baik.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Menteri PU: Arus mudik dan balik Lebaran 2026 berjalan relatif lancar



Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026