Logo Header Antaranews Jogja

James Ingram meninggal dunia

Rabu, 30 Januari 2019 19:06 WIB
Image Print
Penyanyi James Ingram hadir pada konferensi pers konser "Julio Iglesias With Special Guest Star James Ingram Live In Jakarta" di Hotel Sultan, Jaksel, Senin (2/13). Penyanyi jazz asal AS tersebut akan berduet dengan penyanyi Indonesia Sherina Munaf di Assembly Hall Jakarta Convention Center pada 3 Desember mendatang. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

Jakarta (Antaranews Jogja) - Penyanyi yang dikenal melalui lagu-lagu R&B populer, James Ingram meninggal dunia pada usia 66 tahun, seperti dinyatakan rekan dan koleganya, Selasa (29/1).

"Saya kehilangan teman baik dan partner kreatif James Ingram. Dia akan selalu dikasihi, disayangi dan dikenang karena kejeniusannya, cintanya untuk keluarga dan kemanusiaan,” kicau Debbie Allen.

Penyanyi dari Ohio itu mengawali karirnya di dunia musik bersama band Revelation Funk. Dia kemudian bermain keyboard untuk pionir soul Ray Charles.

Namanya dikenal setelah menyanyikan lagu "Just Once" dan "One Hundred Ways" dalam album yang direkam legenda industri Quincy Jones, seperti dilansir CNA, Rabu.

Ingram mendapatkan tiga nominasi Grammy untuk karya tersebut, termasuk Best New Artist, dan memenangi kategori Best Male R&B Vocal Performance pada 1981.

Bersama Jones, dia juga menulis lagu ternama Michael Jackson P.Y.T (Pretty Young Thing).

"Tidak ada kata yang bisa mengungkapkan betapa sedih hatiku," cuit Jones. "Dia tidak ada duanya."

Selama berkarir, Ingram mendapatkan 14 nominasi Grammy, dua nominasi Golden Globe dan dua nominasi Oscar, satu untuk duetnya dengan Patti Austin "How Do You Keep the Music Playing?" yang ada di film "Best Friends".

Ingram juga tampil bersama penyanyi Linda Ronstadt membawakan "Somewhere Out There" untuk film animasi musikal "Tail" (1986).

Dia juga berkolaborasi dengan sejumlah musisi papan atas termasuk Donna Summer, Viktor Lazlo dan Natalie Cole.

"Suara Ingram dan kemampuannya menulis lagu punya dampak besar untuk industri musik. Doa kami untuk orang-orang yang ditinggalkannya pada masa berkabung ini,” tulis Recording Academy, organisasi di balik Grammy, dalam keterangan resminya.



Pewarta :
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
COPYRIGHT © ANTARA 2026