Bantul targetkan pendapatan pajak kendaraan bermotor Rp201 miliar

id Samsat Bantul,bantul

Bantul targetkan pendapatan pajak kendaraan bermotor Rp201 miliar

Pelayanan Samsat Bantul (ANTARA/Hery Sidik)

kenaikan target penerimaan pajak tersebut karena memperhitungkan pertumbuhan jumlah kendaraan di Bantul baik roda dua dan roda empat yang rata-rata mencapai enam persen per tahun.
Bantul (ANTARA) - Pendapatan asli daerah dari penerimaan pajak kendaraan bermotor di Kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap atau Samsat Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, ditargetkan sebesar Rp201 miliar pada 2020.

"Tahun ini pendapatan pajak kami targetkan sekitar Rp201 miliar dengan perkiraan sekitar 420 ribu unit kendaraan baik roda dua maupun roda empat," kata Kepala Kantor Pelayanan Pajak Daerah DIY di Kabupaten Bantul Rully Marsianti usai menerima kunjungan Komisi B DPRD DIY di Kantor Samsat Bantul, Jumat.

Menurut dia, target pendapatan asli daerah (PAD) dari pajak kendaraan bermotor tersebut mengalami kenaikan dibanding tahun 2019 yang ditargetkan sebesar Rp184 miliar dan terealisasi sebesar Rp185 miliar, sehingga pada tahun ini pun, pihaknya optimistis target tercapai.

Baca juga: Bupati: Target pengurangan angka kemiskinan Bantul tidak tercapai

Kenaikan target penerimaan pajak tersebut karena memperhitungkan pertumbuhan jumlah kendaraan di Bantul baik roda dua dan roda empat yang rata-rata mencapai enam persen per tahun.

"Pertumbuhan jumlah kendaraan itu maksimal enam sampai tujuh persen baik roda dua roda empat, kalau pada 2019 (jumlah kendaraan) ada sekitar 404 ribu unit, tahun ini kurang lebih sekitar 420 ribu unit," kata Rully.

Dia menjelaskan, guna mengoptimalkan pendapatan pajak kendaraan bermotor, selain meningkatkan pelayanan di kantor Samsat dalam pembayaran pajak, juga ada upaya-upaya penagihan kepada wajib pajak sebagai pemilik kendaraan yang menunggak bayar pajak.

"Kalau kami selama ini optimalisasi kita lakukan terus termasuk penagihan-penagihan, kemudian pendataan selalu kita lakukan, dan juga sarana-prasarana di Kantor Samsat kita cukupkan semua," katanya.

Baca juga: Bupati Bantul : Jalan Yogyakarta-Bantul dukung transportasi ke bandara

Dia mengatakan, bahkan sekarang ini di Samsat Gose Bantul tersebut pada loket pelayanan sudah dibuka pelayanan cepat, dengan waktu maksimal satu menit, terutama untuk pengurusan pajak tahunan, sehingga memudahkan bagi wajib pajak menunaikan kewajiban pajaknya.

"Kemudian untuk lima tahunan kami akan membuat satu atap dengan layanan BPKB, sehingga layanan itu akan purna di satu tempat, kalau selama ini kan ada di Polres, di Samsat ada, tahun ini kami akan membuka unit layanan BPKB masuk ke area Samsat, jadi wajib pajak datang di tempat itu selesai," katanya.

Ia mengatakan, sedangkan untuk pelayanan 'drive thru' di Samsat, prosesnya tidak sampai satu menit sudah selesai, sehingga memang optimalisasi pelayanan terus ditingkatkan untuk percepatan pelayanan dan memudahkan wajib pajak.
Pewarta :
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar