Juventus menang besar 4-0 atas SPAL bekal tantang Inter di semifinal

id piala italia,juventus,spal

Juventus menang besar 4-0 atas SPAL bekal tantang Inter di semifinal

Penyerang Juventus Dejan Kulusevski (kanan) menendang bola sambil dikawal bek SPAL Caleb Okoli pada pertandingan perempat final Piala Italia yang dimainkan di Stadion Allianz, Turin, Rabu (27/1/2021). (ANTARA/AFP/ISABELLA BONOTTO)

Jakarta (ANTARA) - Juventus menang besar 4-0 atas SPAL pada perempat final Piala Italia, untuk lolos ke semifinal dan menantang Inter Milan, pada Rabu setempat atau Kamis dini hari WIB.

Pada pertandingan yang dimainkan di Stadion Allianz, Turin, tersebut, penalti Alvaro Morata membuka keunggulan Juve pada menit ke-16. Gianluca Frabotta menggandakan keunggulan Bianconerri pada menit ke-33. Pada babak kedua, Juve memperbesar keunggulannya melalui gol Dejan Kulusevski pada menit ke-78dan Federico Chiesa pada menit ke-94, demikian catatan laman resmi Liga Italia.

Pelatih Juve Andrea Pirlo memberi kesempatan melakukan debut kepada Nicolo Fagioli, dan Matthijs de Ligt melakukan penampilan pertamanya sebagai pemain inti sejak terinfeksi COVID-19. Di satu sisi, SPAL merupakan satu-satunya tim Serie B yang tersisa di Piala Italia, setelah sebelumnya menyingkirkan Crotone dan Sassuolo.



Peluang pertama didapat Juve melalui sepakan Frabotta yang melebar dan sepakan keras Alvaro Morata yang ditahan kiper Etrit Berisha di tiang dekat. Kebuntuan kemudian pecah ketika Francesco Vicari melanggar Adrien Rabiot di kotak penalti. Wasit awalnya memberikan kartu kuning kepada Rabiot karena dianggap melakukan diving, namun tinjauan VAR memperlihatkan itu adalah pelanggaran, dan Morata sukses mengonversi penalti.

Gol kedua dikreasikan oleh Kulusevski, yang mengecoh Luca Ranieri, dan kemudian mengirim bola kepada Frabotta untuk dituntaskan menjadi gol. Itu merupakan gol senior pertamanya untuk Juventus.

SPAL mencoba membalas dengan Federico Bernardeschi yang melepaskan sepakan melebar menyusul kesalahan Merih Demiral, kemudian Demiral memperlihatkan ketangguhannya untuk menahan Demba Seck di kotak penalti.



Federico Bernardeschi keluar karena cedera pergelangan kaki saat turun minum, maka Alessandro Di Pardo melakukan debutnya untuk Juventus.

Kulusevski menguji Berisha dari sudut sempit, kemudian Aaron Ramsey gagal menyambar bola kiriman Frabotta. SPAL juga kembali mengancam ketika Lorenzo Dickmann melepaskan sepakan voli dari tepi kotak penalti, yang dapat digagalkan Rabiot.

Pemain Swedia Kulusevski kemudian mengemas gol ketiga, dengan memaksimalkan operan Federico Chiesa menyusul kesalahan Nenad Tomovic. Chiesa lantas menutup keunggulan tuan rumah melalui sepakan terakhir di pertandingan dengan menyambar bola pantul dari sepakan Cosimo Da Graca.

Susunan pemain:

Juventus (4-4-2): Gianuigi Buffon, Gianluca Frabotta (Sandro Alex Fererira 67'), Radu Dragusin, Merih Demiral (Cosimo Marco Da Graca 83'), Matthijs de Ligt, Federico Bernardeschi (Alessandro Di Pardo 46'), Nicolo Fagioli (Weston McKennie 87'), Adrien Rabiot, Aaron Ramsey, Alvaro Motata (Federico Chiesa 67'), Dejan Kulusevski
Pelatih: Andrea Pirlo

SPAL (3-4-1-2): Etrit Berisha, Francesco Vicari (Nenad Tomovic 46'), Memeh Caleb Okoli, Luca Ranieri (Marco Sala 46'), Lorenzo Dickmann, Leonardo Sernicola, Simone Missiroli (Federico Viviani 86'), Salvatore Esposito (Mattia Valoti 66'), Demba Seck, Sergio Floccari (Luca Moro 66'), Enrico Brignola
Pelatih: Pasquale Marino.
 
Pewarta :
Editor: Sutarmi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar