Logo Header Antaranews Jogja

225 anggota Linmas Bantul menjalani vaksinasi COVID-19

Selasa, 27 April 2021 00:03 WIB
Image Print
Pelaksanaan vaksinasi COVID-19 massal bagi anggota Satlinmas Bantul, DIY (Foto Humas Bantul)

Bantul (ANTARA) - Sebanyak 225 anggota Satuan Perlindungan Masyarakat perwakilan seluruh kelurahan se-Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin menjalani vaksinasi COVID-19 dosis pertama yang difasilitasi dinas kesehatan setempat.

"Ke-225 satlinmas tersebut merupakan peserta tahap awal dari jumlah total 6.562 anggota satlinmas yang diprioritaskan mendapat vaksin menurut usia tertua," kata Kepala Dinas Kesehatan Bantul Agus Budi Raharjo dalam siaran pers Pemkab Bantul.

Penyuntikan vaksin COVID-19 itu bertujuan untuk memberikan daya imunitas yang baik bagi satlinmas, mengingat anggota satlinmas itu diharapkan bisa menjadi garda terdepan dalam penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro di wilayah RT.

Sementara itu, Wakil Bupati Bantul Joko Purnomo yang hadir menyaksikan pelaksanaan vaksinasi COVID-19 tersebut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan dinkes yang telah memfasilitasi vaksinasi bagi satlinmas.

"Terlebih menyongsong mudik Lebaran ini satlinmas akan kami libatkan secara langsung dalam pelaksanaan penyekatan di pintu masuk pemudik terkait larangan mudik Lebaran yang dikeluarkan pemerintah pusat," katanya.

Berdasarkan data Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan COVID-19 Bantul menyebut, total kasus positif COVID-19 di daerah itu per Senin (26/4) sebanyak 11.837 orang setelah ada tambahan kasus baru dalam sehari terakhir sejumlah 67 pasien.

Sementara angka kasus sembuh di Bantul dalam periode yang sama berjumlah 10.690 orang setelah ada tambahan kasus pulih dari paparan COVID-19 sebanyak 59 orang.

Untuk kasus positif COVID-19 yang meninggal dunia totalnya 317 orang setelah ada tambahan satu kasus kematian. Dengan demikian data pasien COVID-19 di Bantul yang masih menjalani isolasi maupun perawatan dokter per Senin (26/4) sebanyak 830 orang.



Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026