
Kasus COVID-19 Bantul bertambah sembilan orang

Bantul (ANTARA) - Kasus konfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, dalam sehari terakhir bertambah sembilan orang, sementara pasien yang dinyatakan sembuh berjumlah delapan orang.
Berdasarkan data Satgas Penanggulangan COVID-19 Bantul di Bantul, Selasa, dengan penambahan kasus baru tersebut maka total kasus positif secara kumulatif menjadi 56.936 orang, dengan angka kesembuhan berjumlah 55.290 orang.
Sementara kasus konfirmasi COVID-19 yang meninggal dunia pada hari ini, tidak ada penambahan data, sehingga jumlah kasus kematian di Bantul karena virus corona tetap 1.566 orang.
Dengan demikian jumlah kasus aktif COVID-19 atau pasien yang masih terinfeksi dan menjalani isolasi maupun karantina di selter dan rumah sakit wilayah Bantul per hari Selasa (26/10) tinggal 80 orang.
Pasien COVID-19 yang isolasi tersebut tersebar di 13 kecamatan, dengan terbanyak dari Banguntapan 17 orang, sedangkan paling sedikit di Pleret, Bambanglipuro, dan Pundong masing-masing satu orang.
Disebutkan pula, ada empat kecamatan di Bantul yang statusnya sudah zona hijau atau nol pasien dikarenakan pasien sudah sembuh, kecamatan itu adalah Piyungan, Srandakan, Pandak, dan Sanden.
Sementara itu, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengatakan, Kabupaten Bantul saat ini berada pada pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 2, sehingga kegiatan masyarakat sudah dilonggarkan, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan ketat.
Seperti penyelenggaraan hajatan atau resepsi pernikahan di masyarakat sudah diperbolehkan dengan menerapkan sejumlah aturan, selain melaksanakan protokol kesehatan secara ketat.
"Resepsi pernikahan dapat diadakan dengan jumlah tamu paling banyak 50 persen dari kapasitas ruangan, dan tidak mengadakan makan di tempat," katanya.
Pewarta : Hery Sidik
Editor:
Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
