Logo Header Antaranews Jogja

Harga emas menanjak

Kamis, 9 Juni 2022 06:44 WIB
Image Print
Ilustrasi - Seorang karyawan menyusun emas batangan di Pabrik Pemisahan Emas dan Perak Austria 'Oegussa', Wina, Austria. ANTARA/REUTERS/Leonhard Foeger/aa.

Chicago (ANTARA) - Harga emas lebih tinggi pada akhir perdagangan Kamis pagi WIB karena ditopang melemahnya pasar ekuitas AS, tapi kenaikan indeks dolar dan imbal hasil obligasi pemerintah AS membatasi pertumbuhan emas

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus di divisi Comex New York Exchange, menguat 4,4 dolar AS atau 0,24 persen, menjadi ditutup pada 1.856,50 dolar AS per ounce, memperpanjang keuntungan untuk hari kedua berturut-turut.

Emas berjangka terangkat 8,4 dolar AS atau 0,46 persen menjadi 1.852,10 dolar AS pada Selasa (7/6), setelah tergelincir 6,5 dolar AS atau 0,35 persen menjadi 1.843,70 dolar AS pada Senin (6/6), dan merosot 21,2 dolar AS atau 1,13 persen menjadi 1.850,20 dolar AS pada Jumat (3/6)

Transaksi terkait emas yang melibatkan Rusia juga dapat dikenai sanksi, dan segala upaya untuk menghindari sanksi AS menggunakan emas dipantau secara ketat.



Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026