
Meningkat, dolar AS

Washington (ANTARA) - Dolar AS menguat pada akhir perdagangan Rabu pagi WIB karena pelaku pasar melarikan diri dari aset-aset berisiko beralih ke mata uang safe-haven di tengah kekhawatiran atas pertumbuhan global, sementara euro turun karena pasar mengelola ekspektasi kenaikan suku bunga ECB.
Euro tersendat setelah Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Christine Lagarde tidak memberikan wawasan baru tentang prospek kebijakan bank sentral.
ECB secara luas diperkirakan akan mengikuti rekan-rekan globalnya dengan menaikkan suku bunga pada Juli untuk mencoba mengendalikan inflasi yang melonjak, meskipun para ekonom terpecah atas besarnya kenaikan suku bunga.
Euro bertahan di bawah 1,06 dolar setelah Lagarde mengatakan bank sentral akan bergerak secara bertahap tetapi dengan opsi untuk bertindak tegas pada setiap penurunan inflasi jangka menengah, terutama jika ada tanda-tanda penurunan ekspektasi inflasi.
Euro terakhir melemah 0,6 persen menjadi 1,052 dolar.
"ECB berada di tempat yang sulit karena diperkirakan akan melihat perlambatan yang lebih signifikan daripada banyak rekan-rekannya," kata Mazen Issa, ahli strategi senior valas di TD Securities di New York.
Pewarta : Apep Suhendar
Editor:
Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
