Logo Header Antaranews Jogja

Terperosok, harga emas

Selasa, 26 Juli 2022 06:09 WIB
Image Print
Pegawai menata emas batangan imitasi di gerai Gadai Emas dan Cicil Emas BSI di Pasar Mayestik, Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu (6/7/2022). Harga emas batangan Antam anjlok sebesar Rp12 ribu per gram, di mana hari sebelumnya harganya Rp989 ribu per gram menjadi Rp977 ribu per gram pada perdagangan Rabu, 6 Juli 2022. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj.

Chicago (ANTARA) - Emas merosot pada akhir perdagangan Selasa pagi WIB, menghentikan kenaikan selama dua sesi berturut-turut karena investor bersiap untuk pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC), namun pelemahan dolar AS menahan kerugian lebih lanjut.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus di divisi Comex New York Exchange, tergelincir 8,30 dolar AS atau 0,48 persen, menjadi ditutup pada 1.719,10 dolar AS per ounce, setelah menyentuh terendah sesi di 1.712,95 dolar AS dan tertinggi sesi di 1.734,30 dolar AS.

Emas berjangka bertambah 14 dolar AS atau 0,82 persen menjadi 1.727,40 dolar AS per ounce pada Jumat (22/7/2022), setelah terangkat 13,2 dolar AS atau 0,78 persen menjadi 1,713,40 dolar AS pada Kamis (21/7/2022), dan merosot 10,5 dolar AS atau 0,61 persen menjadi 1.700,20 dolar AS pada Rabu (20/7/2022).

Federal Reserve AS akan mengadakan pertemuan kebijakan moneter pada Selasa (26/7/2022) dan Rabu (27/7/2022), dan diperkirakan akan menaikkan suku bunga sebesar 0,75 poin persentase ketika pertemuan ditutup pada Rabu (27/7/2022), sehingga mengurangi daya tarik emas.

Kebijakan hawkish Federal Reserve telah mendorong dolar AS mendekati level rekor, membuat emas jatuh ke level terlemah dalam sekitar 16 bulan sebelum mencatat rebound pekan lalu.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Emas tergelincir 8,3 dolar menjelang pertemuan Federal Reserve



Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026