Logo Header Antaranews Jogja

Terdongkrak tipis, harga emas

Kamis, 28 Juli 2022 05:47 WIB
Image Print
Petugas menata emas Antam imitasi di gerai Gadai Emas dan Cicil Emas BSI di Pasar Mayestik, Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu (6/7/2022). (ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA)

Chicago (ANTARA) - Emas sedikit menguat pada akhir perdagangan Kamis pagi WIB menghentikan penurunan selama dua hari berturut-turut menjelang kenaikan suku bunga Federal Reserve.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus di divisi Comex New York Exchange, terdongkrak 1,40 dolar AS atau 0,08 persen, menjadi ditutup pada 1.719,10 dolar AS per ounce.

Emas berjangka melemah 1,40 dolar AS atau 0,08 persen menjadi 1.717,70 dolar AS pada Selasa (26/7/2022), setelah tergelincir 8,30 dolar AS atau 0,48 persen menjadi 1.719,10 dolar AS pada Senin (25/7/2022), dan bertambah 14 dolar AS atau 0,82 persen menjadi 1.727,40 dolar AS pada Jumat (22/7/2022).

Tak lama setelah lantai perdagangan pasar emas ditutup, hasil pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) keluar. Federal Reserve menaikkan suku bunga sebesar 0,75 poin persentase, dan mengisyaratkan bahwa kenaikan suku bunga akan datang lebih lanjut.

Harga emas terus naik setelah pengumuman kenaikan suku bunga.


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Emas naik tipis 1,4 dolar jelang kenaikan suku bunga Federal Reserve



Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026