Logo Header Antaranews Jogja

Merosot 9,70 dolar AS harga emas

Rabu, 7 September 2022 07:23 WIB
Image Print
Arsip foto - Emas batangan terlihat di pabrik ekstraksi tambang emas Altyntau di luar kota Kokshetau di Kazakhstan utara. ANTARA/ REUTERS/Andrey Lunin/pri.

Chicago (ANTARA) - Harga emas merosot pada akhir perdagangan Rabu pagi WIB berbalik melemah dari kenaikan tajam sesi sebelumnya karena dolar AS yang lebih kuat membuat logam kuning kurang menarik bagi investor yang memegang mata uang lainnya.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, jatuh 9,70 dolar AS atau 0,56 persen, menjadi ditutup pada 1.712,90 dolar AS per ounce. Bursa Comex tutup pada Senin (5/9/2022) untuk libur Hari Buruh AS.

Emas berjangka melonjak 13,30 dolar AS atau 0,78 persen menjadi 1,722,60 dolar AS pada Jumat (2/9/2022), setelah terpangkas 16,90 dolar AS atau 0,98 persen menjadi 1.709,30 dolar AS pada Kamis (1/9/2022), dan tergelincir 10,1 dolar AS atau 0,58 persen menjadi 1.726,20 dolar AS pada Rabu (31/8/2022).

Reli indeks dolar tampak berlanjut pada Selasa (6/9/2022), ketika para pedagang menunggu rincian lebih lanjut tentang jalur kebijakan moneter AS dan ekspektasi kenaikan suku bunga lebih lanjut oleh Federal Reserve membuat dolar didukung di sekitar tertinggi 20 tahun.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,35 persen menjadi 110,2140.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Emas jatuh 9,70 dolar tertekan oleh dolar AS yang lebih kuat



Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026