Logo Header Antaranews Jogja

Akhirnya, harga emas naik tipis

Rabu, 28 September 2022 07:16 WIB
Image Print
Arsip Foto - Emas batangan dan uang kertas Dolar AS dalam brankas di bank di Wina. ANTARA/REUTERS/Heinz-Peter Bader/pri.

Chicago (ANTARA) - Harga emas sedikit menguat pada akhir perdagangan Rabu pagi WIB bangkit dari kerugian dua sesi berturut-turut setelah reli dolar berhenti dan saham-saham AS merosot, namun masih di bawah level psikologis baru 1.650 dolar AS.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, terdongkrak 2,80 dolar AS atau 0,17 persen, menjadi ditutup pada 1.636,20dolar AS per ounce, setelah mencapai tertinggi sesi di 1.650,10 dolar AS dan terendah sesi di 1.628,70 dolar AS.

Emas berjangka merosot 22,20 dolar AS atau 1,34 persen menjadi 1.633,40 dolar AS pada Senin (26/9/2022), setelah anjlok 25,50 dolar AS atau 1,52 persen menjadi 1,655,60 dolar AS pada Jumat (23/9/2022), dan terangkat 5,40 dolar AS atau 0,32 persen menjadi 1.681,10 dolar AS.

Ini bukan reli dan lebih seperti rebound sementara karena tekanan jual berhenti, analis pasar mengatakan, berpendapat bahwa emas kemungkinan tidak akan turun sebelum pasar yakin dengan tren suku bunga.

Sementara itu, data ekonomi yang dirilis Selasa (27/9/2022) beragam. Indeks Keyakinan Konsumen Conference Board meningkat pada September untuk bulan kedua berturut-turut menjadi 108,0, naik dari 103,6 pada Agustus.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Emas sedikit menguat setelah reli dolar terhenti dan saham AS jatuh



Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026