Logo Header Antaranews Jogja

Turun, harga emas

Sabtu, 29 Oktober 2022 06:30 WIB
Image Print
Ilustrasi - Emas murni 99,9 persen batangan. ANTARA/Shutterstock/aa.

Chicago (ANTARA) - Turun signifikan harga emas pada akhir perdagangan Sabtu pagi WIB karena dolar dan imbal hasil obligasi pemerintah AS menguat.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, turun tajam 20,80 dolar AS atau 1,25 persen menjadi ditutup pada 1.644,80 dolar AS per ounce, setelah diperdagangkan di kisaran tertinggi 1.670,90 dolar AS dan terendah di 1.640,70 dolar AS.

Untuk minggu ini emas turun 0,70 persen, setelah mencatat kenaikan 0,50 persen pekan sebelumnya.

Emas berjangka tergelincir 3,60 dolar AS atau 0,22 persen menjadi 1,665,60 dolar AS pada Kamis (27/10/2022), setelah terangkat 11,20 dolar AS atau 0,68 persen menjadi 1.669,20 dolar AS pada Rabu (26/10/2022), dan menguat 3,90 dolar AS atau 0,24 persen menjadi 1.658,00 dolar AS pada Selasa (25/10/2022).

Dolar AS menguat pada perdagangan Jumat (28/10/2022) karena para pedagang bereaksi terhadap data ekonomi positif yang baru dirilis. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,15 persen menjadi 110,7520.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Emas jatuh lagi 20,80 dolar karena "greenback" dan imbal hasil naik



Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026