Logo Header Antaranews Jogja

Meroket, dolar AS

Jumat, 4 November 2022 06:41 WIB
Image Print
Uang kertas satu dolar AS terlihat dalam ilustrasi yang diambil pada Senin (8/2/2021). ANTARA/REUTERS/Dado Ruvic/am.

New York (ANTARA) - Dolar AS meroket terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Jumat pagi WIB..

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, terangkat 1,4 persen menjadi 112,9260.

Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi 0,9755 dolar AS dari 0,9888 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,1165 dolar AS dari 1,1476 dolar AS pada sesi sebelumnya.

Dolar AS dibeli 148,24 yen Jepang, lebih tinggi dari 146,96 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 1,0124 franc Swiss dari 0,9983 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3725 dolar Kanada dari 1,3648 dolar Kanada.

The Fed pada Rabu (2/11/2022) menaikkan suku bunga acuan sebesar 75 basis poin untuk pertemuan keempat berturut-turut, menetapkan kisaran target suku bunga dana federal antara 3,75 persen dan 4,00 persen.

Dalam konferensi persnya tak lama setelah keputusan suku bunga, Ketua Fed Jerome Powell mengatakan "sangat prematur" untuk berpikir tentang menghentikan kenaikan suku bunga dan menyatakan bahwa tingkat suku bunga mungkin lebih tinggi dari yang diperkirakan semula.


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Dolar AS melonjak setelah sikap Fed yang "hawkish"



Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026