Logo Header Antaranews Jogja

Wisata berbasis rumah ibadah mulai dikembangkan

Minggu, 13 November 2022 01:31 WIB
Image Print
Staf Khusus Presiden RI Bidang Inovasi, Pendidikan, dan Daerah Terluar Billy Mambrasar (paling kiri) foto bersama dalam konferensi pers Religion Youth Festival (RYF) 2022, Jakarta, Kamis (10-11-2022). ANTARA/M. Baqir Idrus Alatas

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sedang melaksanakan pengembangan wisata minat khusus berbasis rumah ibadah yang pada tahun 2022 khusus pada masjid.

"Kemenparekraf melihat bahwa rumah ibadah memiliki potensi lain selain sebagai rumah ibadah, juga terkait dengan fungsi sosial kemasyarakatan. Seperti jaman Rasulullah dahulu, masjid menjadi sentra berkumpul, berdiskusi, bahkan berniaga," ujar Team in Charge (TIC) Direktorat Wisata Minat Khusus menjawab secara tertulis kepada ANTARA, Jakarta, Sabtu (12/11).

Ia menyebutkan salah satu fungsi sosial rumah ibadah adalah dalam sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) yang memiliki potensi sangat besar, mulai dari segi arsitektural, sejarah dan budaya, sociopreneur, dan simbol toleransi antarumat beragama.

Pengembangan wisata khusus berbasis rumah ibadah, kata dia, untuk memakmurkan tempat peribadatan dan memberikan dampak sosial bagi masyarakat di sekitar rumah ibadah.

Melalui keterlibatan pemuda dengan inovasi, dia berharap mampu mendorong pengembangan potensi parekraf terhadap rumah-rumah ibadah.

Menimbang hal tersebut, Kemenparekraf bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mendukung Religion Youth Festival (RYF) 2022 pada tanggal 10—11 November 2022 sebagai respons terhadap isu-isu yang dibahas dalam forum Religion 20 (R20) serta menjadi rangkaian kegiatan Hari Sumpah Pemuda.

Kegiatan itu diadakan oleh Muslimverse, OIC Youth Indonesia, dan Tim Satgas Digital Masjid Agung Sunda Kelapa yang menghubungkan intelektual, aktivis, influencer, serta penggerak pemuda lintas agama untuk menyusun rekomendasi mengenai aksi nyata peran pemuda lintas agama terhadap isu-isu ekonomi, sosial, politik, hingga pariwisata.

Ia menyatakan optimistis melalui terselenggaranya RYF 2022 dan sejalan dengan ikrar Sumpah Pemuda dari beragam keyakinan dan kepercayaan tadi, dapat berperan aktif dalam melakukan perubahan di tengah masyarakat, salah satunya dengan menjadikan rumah ibadah sebagai sentra pemberdayaan pemuda.

"Melalui sentra pemberdayaan pemuda tersebut, nantinya pemuda menjadi katalisator untuk mendorong ekosistem pariwisata di Indonesia makin maju," ujarnya.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kemenparekraf kembangkan wisata minat khusus berbasis rumah ibadah



Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026