Logo Header Antaranews Jogja

Naik tinggi, harga emas

Jumat, 2 Desember 2022 07:06 WIB
Image Print
Ilustrasi - Seorang karyawan menyusun emas batangan di Pabrik Pemisahan Emas dan Perak Austria 'Oegussa', Wina, Austria. ANTARA/REUTERS/Leonhard Foeger/aa.

Chicago (ANTARA) - Naik tinggi, harga emas di pasaran pada akhir perdagangan Jumat pagi WIB berbalik menguat dari penurunan sehari sebelumnya.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari di divisi Comex New York Exchange, melonjak 55,3 atau 3,14 persen menjadi ditutup pada 1.815,20 dolar AS per ounce, menetap di level tertinggi sejak 12 Agustus setelah mencapai tertinggi sesi di 1.818,40 dolar AS dan terendah di 1.782,90 dolar AS.

Emas berjangka tergelincir 3,80 dolar AS atau 0,22 persen menjadi ditutup pada 1.759,90 dolar AS pada Rabu (30/11/2022), setelah terangkat 8,40 dolar AS atau 0,48 persen menjadi 1.763,70 dolar AS pada Selasa (29/11/2022), dan tergelincir 13,70 atau 0,78 persen menjadi 1.740,30 dolar AS pada Senin (28/11/2022).

Dolar AS juga merosot pada Kamis (1/12/2022) setelah ukuran inflasi pilihan Federal Reserve melambat pada Oktober. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 1,15 persen menjadi 104,7300.

Data ekonomi yang dirilis Kamis (1/12/2022) beragam. Departemen Perdagangan AS melaporkan bahwa indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi AS meningkat 0,3 persen pada Oktober. Tidak termasuk makanan dan energi, indeks naik 0,2 persen, sedikit di bawah perkiraan.


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Emas melonjak 55,30 dolar dipicu oleh "greenback" yang lebih lemah



Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026