Logo Header Antaranews Jogja

Naik tipis, harga minyak di pasaran

Rabu, 11 Januari 2023 06:48 WIB
Image Print
Sejumlah pengendara antre membeli Bahan Bakar Minyak (BBM) di salah satu SPBU Kota Medan, Sumatera Utara, Selasa (3/1/2023). ANTARA FOTO/Yudi/Lmo/foc.

Houston (ANTARA) - Naik tipis, harga minyak mentah di pasaran pada akhir perdagangan Rabu pagi WIB karena pemerintah AS memperkirakan rekor konsumsi minyak bumi global tahun depan.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pengiriman Februari menetap 49 sen atau 0,6 persen lebih tinggi pada 75,12 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Maret terangkat 45 sen atau 0,6 persen, menjadi ditutup pada 80,10 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

Konsumsi global bahan bakar cair diperkirakan akan mencapai 102,2 juta barel per hari pada 2024, terutama didorong oleh pertumbuhan di negara-negara seperti India dan China, yang mencerminkan tren dalam aktivitas ekonomi, kata Badani Informasi Energi AS (EIA) dalam Prospek Energi Jangka Pendek-nya.

Pasar juga menunggu kejelasan tentang rencana Federal Reserve AS untuk menaikkan suku bunga setelah Ketua Fed Jerome Powell menghindari komentar tentang kebijakan moneter dan ekonomi pada sebuah simposium. Pedagang sekarang melihat data IHK AS pada Kamis (12/1/2023) untuk indikasi prospek jangka pendek.

Data Kamis (12/1/2023) "dapat dengan mudah mengklarifikasi arah pasar keuangan dan minyak untuk beberapa minggu mendatang", kata Tamas Varga dari pialang minyak PVM.

Dia mengatakan dolar akan jatuh jika inflasi datang di bawah ekspektasi atau di bawah pembacaan November, tambah Varga.

Dolar melayang di sekitar level terlemahnya dalam tujuh bulan. Dolar yang lebih lemah dapat meningkatkan permintaan minyak, karena komoditas berdenominasi greenback menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Minyak naik tipis karena permintaan akan menyentuh rekor tahun depan



Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026