Logo Header Antaranews Jogja

Naik tinggi, harga emas di pasaran

Jumat, 13 Januari 2023 06:32 WIB
Image Print
Ilustrasi - Emas murni 99,9 persen batangan. ANTARA/Shutterstock/aa.

Chicago (ANTARA) - Naik tinggi harga emas di pasaran pada perdagangan Jumat pagi WIB mencatat keuntungan untuk sesi kedua berturut-turut .

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari di divisi Comex New York Exchange, melonjak 19,90 dolar AS atau 1,06 persen menjadi ditutup pada 1.898,80 dolar AS per ounce, setelah menembus tertinggi sesi di 1.906,50 dolar AS, level tertinggi sejak Mei, ketika mencapai puncak 1.910,20 dolar AS.

Emas berjangka terkerek 2,40 dolar AS atau 0,13 persen menjadi 1.878,90 dolar AS pada Rabu (11/1/2023), merosot 1,30 dolar AS atau 0,07 persen menjadi 1.876,50 dolar AS pada Selasa (10/1/2023), setelah terangkat 8,10 dolar AS atau 0,43 persen menjadi 1.877,80 dolar AS pada Senin (9/1/2023).

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan pada Kamis (12/1/2023) bahwa indeks harga konsumen AS, ukuran biaya hidup AS, turun 0,1 persen pada Desember, sesuai dengan perkiraan penurunan oleh para ekonom. Tingkat tahunan indeks turun untuk bulan keenam berturut-turut menjadi 6,5 persen dari 7,1 persen, level terendah dalam lebih dari setahun.

“Ini adalah kenaikan 12 bulan terkecil sejak periode yang berakhir Oktober 2021,” kata Departemen Tenaga Kerja dalam rilis berita.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Emas melonjak dekati 1.900 dolar setelah inflasi AS sesuai ekspektasi



Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026