Logo Header Antaranews Jogja

NATO kecam "warning" nuklir Rusia

Kamis, 26 Januari 2023 06:31 WIB
Image Print
Arsip - Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg berbicara dengan editor Financial Times Roula Khalaf lewat tautan video. (NATO)

Berlin (ANTARA) - Sekretaris Jenderal Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) Jens Stoltenberg mengecam ancaman nuklir oleh Rusia, setelah mantan Presiden Rusia Dmitry Medvedev memperingatkan aliansi militer Barat itu bahwa kekalahan Moskow di Ukraina dapat memicu perang nuklir.

“Risiko menggunakan senjata nuklir memang rendah. Tetapi retorika nuklir Rusia sama sekali tidak bertanggung jawab. Itu berbahaya. Rusia harus tahu bahwa perang nuklir tidak akan pernah bisa dimenangkan dan karenanya, tidak boleh dijadikan perang,” kata Stoltenberg dalam wawancara dengan harian WELT pada Rabu.

Stoltenberg menegaskan bahwa NATO akan terus mencermati apa yang dilakukan Rusia, dan bereaksi jika diperlukan.

"Namun, bahkan jika kita membiarkan Rusia memeras kita dengan retorika ini, dunia akan menjadi lebih berbahaya. Kemudian Rusia akan terus memunculkan ancaman nuklir ini ketika ingin meraih sesuatu,” ujar dia.

Sejak Rusia menginvasi Ukraina hampir setahun lalu pada 24 Februari, Medvedev berulang kali mengangkat ancaman serangan nuklir.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Sekjen NATO kecam ancaman nuklir Rusia



Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026