Logo Header Antaranews Jogja

Dolar AS merosot di pasaran

Rabu, 15 Februari 2023 06:18 WIB
Image Print
Pekerja menunjukkan uang dolar AS di salah satu gerai penukaran mata uang di Jakarta, Rabu (5/1/2022). Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu sore ditutup melemah 58 poin atau 0,41 persen ke posisi Rp14.371 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.313 per dolar AS yang dipicu antisipasi pelaku pasar terhadap pengetatan kebijakan bank sentral Amerika Serikat The Federal Reserve pada tahun ini. (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/wsj.)

New York (ANTARA) - Meroost di pasaran dolar AS tergelincir terhadap mata uang asing lain Rabu pagi WIB setelah data menunjukkan inflasi AS.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,12 persen menjadi 103,2355 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1,0738 dolar AS dari 1,0715 dolar pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris meningkat menjadi 1,2175 dolar AS dari 1,2131 dolar pada sesi sebelumnya.

Dolar AS dibeli 133,05 yen Jepang, lebih tinggi dari 132,46 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9214 franc Swiss dari 0,9203 franc Swiss, dan turun menjadi 1,3337 dolar Kanada dari 1,3341 dolar Kanada. Dolar AS turun menjadi 10,3572 krona Swedia dari 10,3937 krona Swedia.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Dolar AS tergelincir setelah data inflasi lebih panas dari perkiraan



Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026