
Dolar AS turun tipis

New York (ANTARA) - Dolar turun tipis terhadap euro dan sterling pada akhir perdagangan Sabtu pagi WIB karena pasar melakukan penyesuain posisi menjelang akhir pekan yang panjang.
Beberapa pejabat Federal Reserve mengisyaratkan minggu ini bahwa bank sentral AS kemungkinan harus menaikkan suku bunga lebih tinggi untuk membawa inflasi kembali ke tingkat yang diinginkan.
Pembicaraan hawkish ditambah dengan data ekonomi yang lebih panas dari perkiraan telah menyebabkan beberapa memperkirakan tiga kenaikan suku bunga tambahan tahun ini.
Goldman Sachs mengatakan mereka memperkirakan Fed menaikkan suku bunga tiga kali lagi dengan seperempat persentase poin setiap kali, setelah data minggu ini menunjukkan inflasi yang persisten dan ketahanan di pasar tenaga kerja.
"Pasar seperti mengkalibrasi ulang dirinya sendiri untuk beberapa bulan mendatang. Yang paling realistis, menurut saya, akan menjadi 25 basis poin pada Maret, dan kemudian 25 basis poin lagi pada Mei," kata Amo Sahota, direktur di Klarity FX di San Francisco.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Dolar melemah karena pasar tunggu tindakan Fed yang akan datang
Pewarta : Apep Suhendar
Editor:
Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
