Logo Header Antaranews Jogja

Harga emas anjlok

Selasa, 28 Maret 2023 07:25 WIB
Image Print
Ilustrasi - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange menetap lebih tinggi pada akhir perdagangan. ANTARA/REUTERS/aa.
Chicago (ANTARA) - Anjlok harga emas akhir perdagangan Selasa pagi WIB memperpanjang kerugian untuk hari kedua beruntun.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April di divisi Comex New York Exchange, tergelincir 30 dolar AS atau 1,51 persen menjadi ditutup pada 1.953,80 dolar AS per ounce, setelah menyentuh level tertinggi sesi di 1.984,00 dolar AS dan terendah di 1.945,00 dolar AS.

Emas berjangka jatuh 12,10 dolar AS atau 0,61 persen menjadi 1.983,80 dolar AS pada Jumat (24/3/2023), setelah melonjak 46,30 atau 2,37 persen menjadi 1.995,90 dolar AS pada Kamis (23/3/2023), dan terkerek 8,50 dolar AS atau 0,44 persen menjadi 1.949,60 dolar AS pada Rabu (22/3/2023).

Berkurangnya kekhawatiran sistem perbankan semakin mengurangi daya tarik emas, ketika First Citizens BancShares, perusahaan induk bank yang berbasis di North Carolina, akan mengakuisisi Silicon Valley Bank yang bermasalah dari Federal Deposit Insurance Corporation. Harga saham First Citizens melonjak 22 persen pada penutupan pasar emas Senin (27/3/2023).

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Emas tergelincir 30 dolar karena selera risiko meningkat



Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026