Logo Header Antaranews Jogja

Inflasi capai 0,35 persen, beber ekonom

Sabtu, 29 April 2023 07:52 WIB
Image Print
Foto udara sejumlah kendaraan yang menuju Jakarta antre di Gerbang Tol Cikampek Utama 2, Karawang, Jawa Barat, Rabu (26/4/2023). Kementerian perhubungan mencatat hingga H+4 Lebaran baru 18 persen kendaraan pemudik yang kembali ke Jabodetabek dan 82 persen atau sekitar 808.000 kendaraan belum kembali karena adanya imbauan dari pemerintah untuk menghindari puncak arus balik. ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah/tom.

Jakarta (ANTARA) - Ekonom Bank Mandiri Faisal Rachman memperkirakan inflasi akan mencapai 0,35 persen month on month pada April 2023 atau naik dari 0,18 persen di Maret 2023 di tengah momen Lebaran.

"Hal ini terutama disebabkan oleh kenaikan tarif jasa angkutan penumpang dan harga hotel serta restoran yang terkait dengan kegiatan mudik," katanya dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Jumat.

Sementara itu, meski di tengah Ramadhan dan Lebaran, inflasi bahan pangan terlihat mereda karena kedua momentum yang meningkatkan permintaan masyarakat tersebut bertepatan dengan puncak musim panen.

"Pasokan pangan telah mencukupi, sehingga kenaikan harga pangan menjadi sangat terbatas," imbuhnya.

Mempertimbangkan empat bulan pertama tahun ini, inflasi year to date diperkirakan mencapai 1,03 persen atau lebih rendah dari 2,15 persen pada periode Januari-April 2022.

"Kami perkirakan inflasi tahunan akan terus menurun, masih karena high base effect di tahun lalu," ucapnya.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Ekonom Bank Mandiri perkirakan inflasi capai 0,35 persen di April 2023



Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026