
Merosot, harga emas di pasaran

Chicago (ANTARA) - Harga emas turun tajam pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), menghentikan kenaikan selama tiga hari berturut-turut namun masih bertahan di atas level psikologis 2.000 dolar, karena laporan pekerjaan AS untuk April yang lebih tinggi dari perkiraan.
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni di divisi Comex New York Exchange, anjlok 30,90 dolar AS atau 1,50 persen menjadi ditutup pada 2.024,80 dolar AS per ounce, setelah menyentuh level tertinggi sesi di 2.061,30 dolar AS dan terendah di 2.007,00 dolar AS.
Emas berjangka melonjak 18,70 dolar AS atau 0,92 persen menjadi 2.055,70 dolar AS pada Kamis (4/5/2023), setelah terangkat 13,70 dolar AS atau 0,68 persen menjadi 2.037,00 dolar AS pada Rabu (3/5/2023), dan melonjak 31,10 dolar AS atau 1,56 persen menjadi 2.023,30 dolar AS pada Selasa (2/5/2023).
Emas Comex untuk Juni mencapai level tertinggi sepanjang masa di 2.082,80 dolar AS per ounce, dan emas berjangka berakhir 1,3 persen lebih tinggi untuk minggu ini.
Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan Jumat (5/5/2023) bahwa pemberi kerja AS menambahkan 253.000 pekerjaan pada April, kenaikan terbaik sejak Januari. Tingkat pengangguran turun menjadi 3,4 persen pada April, setara dengan pembacaan terendah sejak 1969.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Emas anjlok 30,90 dolar AS tertekan laporan pekerjaan AS yang kuat
Pewarta : Apep Suhendar
Editor:
Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
