
Naik signfikan, dolar AS

New York (ANTARA) - Dolar AS menguat terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), didorong oleh komentar Fed yang hawkish dan optimisme atas negosiasi batas utang untuk mencegah gagal bayar potensial.
Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,68 persen menjadi 103,5793 pada akhir perdagangan.
Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi 1,0767 dolar AS dari 1,0838 dolar pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,2404 dolar AS dari 1,2484 dolar AS pada sesi sebelumnya.
Dolar AS dibeli 138,6390 yen Jepang, lebih tinggi dari 137,5880 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9050 franc Swiss dari 0,8986 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3510 dolar Kanada dari 1,3450 dolar Kanada. Dolar AS naik menjadi 10,5839 krona Swedia dari 10,4527 krona Swedia.
Lorie Logan, presiden Federal Reserve Dallas, mengatakan pada Kamis (18/5/2023) bahwa data ekonomi sejauh ini tidak dapat menunjukkan bahwa tepat untuk melewatkan kenaikan suku bunga pada Juni.
Ketua DPR AS Kevin McCarthy mengatakan pada Kamis (18/5/2023) dia optimis bahwa "kita dapat mencapai kesepakatan, dan saya pikir kita memiliki struktur sekarang dan semua orang bekerja keras."
RUU untuk menaikkan pagu utang pemerintah sebesar 31,4 triliun dolar AS akan diajukan di DPR minggu depan, menurut laporan media, mengutip McCarthy.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Dolar AS menguat di tengah komentar Fed yang "hawkish"
Pewarta : Apep Suhendar
Editor:
Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
