Logo Header Antaranews Jogja

MXGP Samota jadi penggerak ekonomi

Sabtu, 10 Juni 2023 06:03 WIB
Image Print
Gubernur Nusa Tenggara Barat Zulkieflimansyah (kanan) didampingi Direktur Utama Bank NTB Syariah Kukuh Rahardjo (kiri) memberikan keterangan pers kegiatan Bank NTB Syariah 10K Samota sebagai rangkaian MXGP Samota, Sumbawa di Kota Mataram, Jumat (9/6/2023). (ANTARA/Nur Imansyah).

Mataram (ANTARA) - Gubernur Nusa Tenggara Barat Zulkieflimansyah mengatakan pelaksanaan Motorcross Grand Prix (MXGP) di Samota Sumbawa dan Selaparang, Lombok menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi di wilayah itu.

"Kalau datang dan melihat Samota tahun lalu dengan Samota hari ini sudah berbeda. Dulu Samota sepi kosong melompong nggak ada kegiatan. Tapi sekarang ramainya setiap hari. Ada pertumbuhan di sana setelah Samota 10K dan MXGP di sana," ujarnya saat memberikan keterangan pers kegiatan Bank NTB Syariah 10K dan MXGP di Mataram, Jumat (9/6).

Ia mengatakan perhelatan Bank NTB Syariah 10K sebagai rangkaian kegiatan MXGP Samota bukan sekadar ajang olahraga atau motorcross, tetapi juga penggerak pertumbuhan ekonomi dan investasi di NTB.

Investasi ini, katanya, bisa dilihat dengan mulai dibangun kawasan perumahan, baik di sisi kiri maupun kanan kawasan di Samota.

"Perumahan ramai dibangun tidak ada ada tersisa. Karena apa, ada kepastian 'event' (program) kegiatan setiap tahun dan UMKM juga banyak muncul," ujarnya.

Dia mengatakan sejak lama Samota masuk kawasan strategis nasional. Hanya saja belum bisa berkembang karena tidak ada kegiatan. Namun, dengan adanya MXGP dan lari Bank NTB Syariah 10K sebagai upaya membangkitkan hal itu.

Oleh karena itu, lanjut dia, tugas pemerintah membantu mengembangkan hal itu, karena dengan banyak kegiatan maka semua sektor juga akan berkembang, termasuk banyak muncul talenta muda NTB berprestasi di tingkat nasional dan internasional.

Direktur Utama Bank NTB Syariah Kukuh Rahardjo mengatakan MXGP tahun ini cukup berbeda dengan negara-negara lain. Khusus untuk Indonesia pada tahun yang sama mendapatkan dua seri sekaligus yang hanya diselenggarakan di NTB.




Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026