Logo Header Antaranews Jogja

Dampak AI diselidiki AS

Senin, 26 Juni 2023 07:39 WIB
Image Print
Seorang model menunjukkan penyejuk udara hemat energi yang dilengkapi dengan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) bernama LG Multi V i. (ANTARA/HO-LG Indonesia)

Jakarta (ANTARA) -

Amerika Serikat akan membentuk kelompok kerja khusus yang bertugas untuk menyelidiki lebih dalam mengenai kegunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) sekaligus mengembangkan panduan untuk menangkal risiko pemanfaatannya.

National Institute of Standards and Technology (NIST), sebuah lembaga non-regulasi yang berada di bawah naungan Departemen Perdagangan Amerika Serikat, mengungkapkan kelompok kerja tersebut akan beranggotakan para pakar bidang terkait yang berasal dari sektor publik maupun swasta.

"Kelompok baru ini sangat tepat waktu mengingat kecepatan, skala, dan potensi dampak AI yang belum pernah terjadi sebelumnya dan potensinya untuk merevolusi banyak industri dan masyarakat secara lebih luas," kata Direktur NIST Laurie Locascio dikutip dari The Economic Times, Jumat (23/6).

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Amerika Serikat bentuk pokja untuk menyelidiki dampak AI



Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026