Logo Header Antaranews Jogja

Terhimpun Rp154,13 triliun dana di pasar modal

Rabu, 5 Juli 2023 11:34 WIB
Image Print
Tangkapan layar Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Inarno Djajadi dalam konferensi pers daring, Selasa (4/7/2023). ANTARA/Sanya Dinda.

Jakarta (ANTARA) -
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Inarno Djajadi mencatat pasar modal Indonesia berhasil menghimpun dana sebesar Rp154,13 triliun selama Juni 2023.

"Untuk penghimpunan dana di pasar modal, di Juni ini masih terjaga cukup tinggi sebesar Rp154,13 triliun dengan emiten baru tercatat sebanyak 43 emiten,” kata Inarno dalam konferensi pers Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) OJK di Jakarta, Selasa.

Dalam pipeline (antrean), ia menyebutkan masih terdapat 90 rencana penawaran umum dan rencana Initial Public Offering (IPO) oleh 63 perusahaan.

Pasar saham Indonesia pada Juni 2023 menguat 0,43 persen month to date ke level 6.661 didorong oleh saham-saham di sektor transportasi, logistik, dan keuangan.

Secara year to date, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 2,76 persen dengan investor nonresiden membukukan net buy senilai Rp16,21 triliun atau menurun dari posisi Mei 2023 yang sebesar Rp18,91 triliun.

Di pasar obligasi, indeks pasar obligasi (Indonesia Composite Bond Index/ICBI) tercatat menguat 6,48 persen year to date ke level 367,1, meskipun terdapat aliran dana keluar atau outflow dari investor nonresiden sebesar Rp637,9 miliar secara year to date.



Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026