Logo Header Antaranews Jogja

Anjlok, kurs dolar AS

Kamis, 27 Juli 2023 06:05 WIB
Image Print
Ilustrasi - Warga menukarkan mata uang dolar AS di sebuah gerai money changer di Jakarta. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/wsj/aa. (ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA)

New York (ANTARA) - Anjlok, kurs dolar AS terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Kamis pagi WIB).

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, turun 0,49 persen menjadi 100,9027 pada akhir perdagangan.

Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin pada Rabu (26/7/2023), seperti yang diantisipasi secara luas, untuk menargetkan kisaran 5,25 persen hingga 5,50 persen, mencapai level tertinggi dalam 22 tahun.

Inflasi AS tetap jauh di atas target bank sentral sebesar dua persen, Ketua Fed Jerome Powell mengatakan pada Rabu (26/7/2023), menambahkan bahwa akan membutuhkan waktu untuk menurunkan kembali kenaikan harga-harga. "Proses menurunkan inflasi menjadi dua persen masih jauh."

The Fed mengatakan "akan terus menilai informasi tambahan dan implikasinya terhadap kebijakan moneter," menyatakan pertemuan FOMC berikutnya bisa menjadi kenaikan lain, atau bisa jeda atau lewati lagi. Banyak analis memperkirakan The Fed kemungkinan akan selesai untuk siklus ini.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Dolar AS jatuh setelah keputusan kenaikan suku bunga Fed



Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026