
Hadapi Asian Games, Timnas PUBG Mobile adaptasi

Jakarta (ANTARA) - Tim nasional esport Indonesia untuk nomor PUBG Mobile harus melakukan adaptasi terhadap game tersebut mengingat game PUBG Mobile yang dipertandingkan adalah versi khusus untuk Asian Games.
Alih-alih menampilkan saling tembak-menembak antar tim di arena pertempuran, game battle royale tersebut hadir dengan versi khusus yang mengutamakan ketepatan dalam menembak.
Pelatih kepala timnas esport Indonesia Richard Permana mengatakan tim menginstal PUBG Mobile Asian Games version dua hari lalu. Meski begitu, tim PUBG Mobile Indonesia berhasil finis di peringkat ketiga saat sesi latihan.
"Dari empat atlet yang akan tanding itu satu orang harus jago menyetir, tiganya lagi harus jago menembak, sniping. Jadi, kalau kita bagus di stage 1 belum tentu bisa finis yang paling depan, karena nanti ada stage 3 yang paling berat yaitu nembak semacam piring terbang jadi harus jago tracking," ujar Richard saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Rabu.
Kepiawaian tersebut, lanjut Richard, akan dilatih lebih dalam di pelatnas. Sementara beberapa atlet PUBG Mobile saat ini masih ada yang mengikuti PUBG Mobile Super League (PMSL) SEA Fall 2023 di Malaysia.
"Kita diskusi sama pelatih terpilih komposisi atletnya mau seperti apa untuk kita bawa pulang emas. Dari pelatih juga berusaha mencerna game barunya seperti apa, apalagi berbekal hasil di try out test event, pelatih benar-benar tahu karakter player mana yang bisa perform di tingkat kesulitan tertentu," kata Richard.
Sementara itu, menurut Richard, para atlet awalnya merasa bingung dengan PUBG Mobile versi Asian Games. Sebab, versi khusus tersebut sangat berbeda dari game PUBG Mobile pada umumnya.
"Tapi atlet-atlet kita sangat ulet langsung nonton semua video-video replay yang tersedia di youtube kanalnya itu, mempelajari bagaimana celahnya, latihan menembaknya," ujar Richard.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Timas PUBG M Indonesia lakukan adaptasi untuk versi khusus Asian Games
Pewarta : Arindra Meodia
Editor:
Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
