Logo Header Antaranews Jogja

Memanas, rivalitas petenis Swiatek-Sabalenka

Jumat, 25 Agustus 2023 06:28 WIB
Image Print
Petenis Polandia Iga Swiatek saat tampil di Paris 8 Juni 2023. (ANTARA/AFP/EMMANUEL DUNAND)

Jakarta (ANTARA) - Grand Slam terakhir tahun ini, US Open, akan dimulai pada Senin (28/8), dengan persaingan antara Iga Swiatek dan Aryna Sabalenka untuk memperebutkan peringkat pertama WTA semakin memanas.

Pemegang peringkat pertama WTA saat ini, Swiatek, menyandang gelar sebagai juara bertahan US Open. Petenis Polandia itu meraih gelar US Open pertamanya dan gelar Grand Slam kedua tahun 2022 setelah mengalahkan Ons Jabeur 6-2, 7-6(5) di final.

Kemenangan tersebut merupakan gelar Grand Slam lapangan keras pertama Swiatek dan gelar major ketiga dalam kariernya. Tahun ini, Swiatek menambah perolehan gelar major keempatnya setelah berhasil mempertahankan gelarnya di Roland Garros.

Pada US Open kali ini, untuk tiga kali Grand Slam berturut-turut, peringkat No.1 dunia akan diperebutkan oleh No.1 Swiatek dan No.2 Aryna Sabalenka -- Swiatek akan menduduki peringkat No.1 selama 74 dan 75 peka berturut-turut di New York.

Untuk mempertahankan peringkat teratas, menurut catatan WTA, dikutip Kamis, Swiatek harus melaju satu babak lebih jauh dari Sabalenka, yang memenangi Australian Open awal tahun ini.

Swiatek datang ke Flushing Meadows dengan catatan menang kalah 53-9 dan membawa empat gelar, yaitu dari Doha, Stuttgart, Roland Garros, dan Warsawa. Hasil terbaiknya di lapangan keras adalah gelar di Doha dan finalis di Dubai.

Sementara, Sabalenka tiba di New York dengan catatan menang kalah 44-10 dan tiga gelar, yaitu Adelaide 1, Australian Open, dan Madrid Open. Petenis Berlarus itu merupakan semifinalis US Open tahun lalu.


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Rivalitas Swiatek-Sabalenka memanas di US Open



Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026